Author Archives: isna3424

About isna3424

@shfly3424 Yesung (김종운) + @ryeong9 Ryewook (김려욱) + @AllRiseSilver Eunhyuk (이혁재) + @henrylau89 Henry (헨리) = ♥♥♥♥ | 990514 |Proud To Be ELF| waiting... https://www.facebook.com/isnaa.yoonaa https://twitter.com/asrin3424

ILMU RESEP : MAKALAH SALEP DAN SERBUK

Standar

SERBUK

A. Pengertian
Pulvis (serbuk) adalah campuran kering bahan obat atau zat kimia yang dihaluskan, ditujukan untuk pemakaian oral atau untuk pemakaian luar. Karena mempunyai luas permukaan yang luas, serbuk lebih mudah terdispersi dan lebih larut dari pada bentuk sediaan yang dipadatkan. Anak-anak dan orang dewasa yang sukar menelan kapsul atau tablet lebih mudah menggunakan obat dalam bentuk serbuk. Biasanya serbuk oral dapat dicampur dengan air minum.
Serbuk oral dapat diserahkan dalam bentuk terbagi (pulveres) atau tidak terbagi (pulvis). Serbuk oral tidak terbagi terbatas pada obat yang relatif tidak poten seperti laksansia, antasida, makanan diet dan beberapa jenis analgetik tertentu, pasien dapat menakar secara aman dengan sendok teh atau penakar yang lain. Serbuk tidak terbagi lainnya adalah serbuk gigi dan serbuk tabur, keduanya untuk pemakaian luar.
1. Kelebihan dan Kelemahan Sediaan Serbuk
• Kelebihan
– Dokter lebih leluasa dalam memilih dosis yang sesuai dengan keadaan si penderita.
– Lebih stabil terutama untuk obat yang rusak oleh air.
– Penyerapan lebih cepat dan lebih sempurna dibanding , sediaan padat lainnya.
– Cocok digunakan untik anak-anak dan orang dewasa yang sukar menelan kapsul atau tablet.
– Obat yang terlalu besar volumenya untuk dibuat tablet atau kapsul dapat dibuat dalam bentuk serbuk.
• Kelemahan
– Tidak tertutupnya rasa tidak enak seperti pahit, sepat, lengket di lidah (bisa diatasi
dengan corrigens saporis)
– Pada penyimpanan menjadi lembab
2. Syarat – Syarat Serbuk
Bila tidak dinyatakan lain serbuk harus kering, halus dan homogen.
(1) Pulveres (serbuk bagi)
Keseragaman bobot : Timbang isi dari 20 bungkus satu-persatu, campur isi ke 20 bungkus tadi dan timbang sekaligus, hitung bobot isi rata-rata. Penyimpangan antara penimbangan satu persatu terhadap bobot isi rata-rata tidak lebih dari 15% tiap 2 bungkus dan tidak lebih dari 10% tiap 18 bungkus.
(2) Serbuk oral tidak terbagi
Pada serbuk oral tidak terbagi hanya terbatas pada obat yang relatif tidak poten, seperti laksan, antasida, makanan diet dan beberapa analgesik tertentu sehingga pasien dapat menakar secara aman dengan sendok teh atau penakar lain.
(3) Serbuk tabur
Pada umumnya serbuk tabur harus melewati ayakan dengan derajat halus 100 mesh, agar tidak menimbulkan iritasi pada bagian yang peka.
B. Derajat Halus Serbuk dan Pengayaan
Derajat halus serbuk dan pengayak dalam farmakope dinyatakan dalam uraian yang dikaitkan dengan nomor pengayak yang ditetapkan untuk pengayak baku, seperti yang tertera pada tabel dibawah ini.
Tabel : Klasifikasi serbuk berdasarkan derajat halus (menurut FI. IV)
Klasifikasi Serbuk Simplisia Nabati & Hewani Bahan Kimia
Nomor Serbuk1) Batas Derajat Halus2) Nomor Serbuk1) Batas Derajat Halus2)
% No. Pengayak % No. Pengayak
Sangat kasar 8 20 60
Kasar 20 40 60 20 60 40
Setengah kasar 40 40 80 40 60 60
Halus 60 40 100 80 60 120
Sangat halus 80 100 80 120 100 120
Keterangan.
1) Semua partikel serbuk melalui pengayak dengan nomor nominal tertentu.
2) Batas persentase yang melewati pengayak dengan ukuran yang telah ditentukan.
Sebagai pertimbangan praktis, pengayak terutama dimaksudkan untuk pengukuran derajad halus serbuk untuk sebagian besar keperluan farmasi (walaupun penggunaannya tidak meluas untuk pengukuran rentang ukuran partikel) yang bertujuan meningkatkan penyerapan obat dalam saluran cerna. Untuk pengukuran partikel dengan ukuran nominal kurang dari 100 lm, alat lain selain pengayak mungkin lebih berguna.
Efisiensi dan kecepatan pemisahan partikel oleh pengayak beragam, berbanding terbalik dengan jumlah partikel termuat. Efektivitas pemisahan menurun cepat jika kedalaman muatan melebihi lapisan dari 6 partikel sampai 8 partikel.
Pengayak untuk pengujian secara farmakope adalah anyaman kawat, bukan tenunan. Kecuali untuk ukuran nomor 230, 270, 325 dan 400 anyaman terbuat dari kuningan, perunggu, baja tahan karat atau kawat lain yang sesuai dan tidak dilapisi atau disepuh.
Dalam penetapan derajad halus serbuk simplisia nabati dan simplisia hewani, tidak ada bagian dari obat yang dibuang selama penggilingan atau pengayakan, kecuali dinyatakan lain dalam masing-masing monografi.

Tabel dibawah ini memberikan ukuran rata-rata lubang pengayak baku anyaman kawat (FI. IV)

Penandaan pengayak Penandaan pengayak
Nomor Nominal Ukuran Lubang Pengayak Nomor Nominal Ukuran Lubang Pengayak
2 9,5 mm 45 355 mm
3,5 5,6 mm 50 300 mm
4 4,75 mm 60 250 mm
8 2,36 mm 70 212 mm
10 2,00 mm 80 180 mm
14 1,40 mm 100 150 mm
16 1,18 mm 120 125 mm
18 1,00 mm 200 75 mm
20 850 mm 230 63 mm
25 710 mm 270 53 mm
30 600 mm 325 45 mm
35 500 mm 400 38 mm
40 425 mm

C. Jenis Serbuk
1. Pulvis Adspersorius
Adalah serbuk ringan, bebas dari butiran kasar dan dimaksudkan untuk obat luar. Umumnya dikemas dalam wadah yang bagian atasnya berlubang halus untuk memudahkan penggunaan pada kulit.
Catatan.
– Talk, kaolin dan bahan mineral lainnya yang digunakan untuk serbuk tabur harus memenuhi syarat bebas bakteri ClostridiumTetani, Clostridium Welchii, dan Bacillus Anthracis.
– Serbuk tabur tidak boleh digunakan untuk luka terbuka.
– Pada umumnya serbuk tabur harus melewati ayakan dengan derajat halus 100 mesh agar tidak menimbulkan iritasi pada bagian yang peka.
Contoh Pulvis Adspersorius.
Zinci Undecylenatis Pulvis Adspersorius ( For. Nas )
Sulfanilamidi Pulvis Adspersorius ( Form. Ind )
Pulvis Paraformaldehydi Compositus ( Form. Ind )
Pulvis Salicylatis Compositus ( Form. Ind.)

2. Pulvis Dentifricius
Serbuk gigi , biasanya menggunakan carmin sebagai pewarna yang dilarutkan terlebih dulu dalam chloroform / etanol 90 %
3. Pulvis Sternutatorius
Adalah serbuk bersin yang penggunaannya dihisap melalui hidung, sehingga serbuk tersebut harus halus sekali.
4. Pulvis Effervescent
Serbuk effervescent merupakan serbuk biasa yang sebelum ditelan dilarutkan terlebih dahulu dalam air dingin atau air hangat dan dari proses pelarutan ini akan mengeluarkan gas CO2, kemudian membentuk larutan yang pada umumnya jernih. Serbuk ini merupakan campuran antara senyawa asam (asam sitrat atau asam tartrat ) dengan senyawa basa (natrium carbonat atau natrium bicarbonat).
Interaksi asam dan basa ini dalam air akan menimbulkan suatu reaksi yang menghasilkan gas karbondioksida. Bila kedalam campuran ini ditambahkan zat berkhasiat maka akan segera dibebaskan sehingga memberikan efek farmakologi dengan cepat. Pada pembuatan bagian asam dan basa harus dikeringkan secara terpisah.
D. Cara Mencampur Serbuk
Dalam mencampur serbuk hendaklah dilakukan secara cermat dan jaga agar jangan ada bagian yang menempel pada dinding mortir. Terutama untuk serbuk yang berkhasiat keras dan dalam jumlah kecil. Hal-hal yang perlu diperhatikan dalam membuat serbuk :
§ Obat yang berbentuk kristal/ bongkahan besar hendaknya digerus halus dulu.
§ Obat yang berkhasiat keras dan jumlahnya sedikit dicampur dengan zat penambah (konstituen) dalam mortir.
§ Obat yang berlainan warna diaduk bersamaan agar tampak bahwa serbuk sudah merata.
§ Obat yang jumlahnya sedikit dimasukkan terlebih dahulu.
§ Obat yang volumenya kecil dimasukkan terlebih dahulu.

1. Serbuk dengan bahan-bahan padat
Dengan memperhatikan hal-hal diatas masih ada beberapa pengecualian maupunyang dikerjakan secara khusus. Seperti hal sebagai berikut :
a. Serbuk halus sekali
 Serbuk halus tidak berkhasiat keras
Belerang.
Belerang tidak dapat diayak dengan ayakan dari sutera maupun logam karena menimbulkan butiran bermuatan listrik akibat gesekan, karena itu dalam pembuatan bedak tabur tidak ikut diayak.
Iodoform.
Karena baunya yang sukar dihilangkan maka dalam bedak tabur diayak terpisah (gunakan ayakan khusus).
Serbuk sangat halus dan berwarna.
Misalnya : rifampisin, Stibii Penta Sulfidum
Serbuk dapat masuk kedalam pori-pori mortir dan warnanya sulit hilang, maka pada waktu menggerus mortir dilapisi zat tambahan (konstituen).
 Serbuk halus berkhasiat keras
• Dalam jumlah banyak.
Digerus dalam mortir dengan dilapisi zat tambahan.
• Dalam jumlah sedikit (kurang dari 50 mg ), dibuat pengenceran sbb. :
– Zat yang beratnya antara 10 mg-50 mg, contohnya : Luminal 35 mg
─ Timbang luminal 50 mg
─ Lactosa + carmin 450 mg +
500 mg
dari campuran ini kita ambil

– Zat yang beratnya antara 1 mg- 10 mg, contohnya : Atropin Sulfas 4 mg
─ Timbang Atropin Sulfas 50 mg
─ Lactosa + carmin 2450 mg +
2500 mg
dari campuran ini kita ambil :

– Zat yang beratnya antara 0,1 mg-1 mg, contoh Atropin Sulfat 0.3 mg. Untuk ini dilakukan pengenceran bertingkat sebagai berikut :
Tingkat I
timbang Atropin Sulfas 50 mg
Lactosa + carmin 2450 mg +
2500 mg
timbang dari campuran ini
(mengandung Atropin Sulfas 3 mg
Tingkat II
timbang campuran I 150 mg
Lactosa 350 mg +
500 mg
timbang dari campuran kedua ini :
bila diperlukan pengenceran ini dapat diteruskan menjadi tingkat-tingkat selanjutnya.

b. Serbuk berbentuk hablur dan kristal
Sebelum dicampur dengan bahan obat yang lain, zat digerus terlebih dahulu.
Contoh :
– Serbuk dengan champora
Champhora sangat mudah mengumpul lagi, untuk mencegahnya dikerjakan dengan mencampur dulu dengan eter atau etanol 95 % (untuk obat dikeringkan dengan zat tambahan). Cara inipun harus hati-hati karena terlalu lama menggerus atau dengan sedikit ditekan waktu menggerus akan mengumpulkan kembali campuran tersebut.
– Serbuk dengan asam salisilat.
Serbuk sangat ringan dan mudah terbang yang akan menyebabkan rangsangan terhadap selaput lendir hidung dan mata hingga akan bersin. Dalam hal ini asam salisilat kita basahi dengan eter dan segera dikeringkan dengan zat tambahan.
– Serbuk dengan asam benzoat, naftol, mentol, thymol
Dikerjakan seperti diatas. Untuk obat dalam dipakai etanol 95 % sedangkan untuk obat luar digunakan eter.
– Serbuk dengan garam-garam yang mengandung kristal.
Dapat dikerjakan dalam lumpang panas, misalnya KI dan garam- garam bromida. Garam- garam yang mempunyai garam exiccatusnya, lebih baik kita ganti dengan exiccatusnya.

Penggantiannya adalah sbb :
Natrii Carbonas 50 % atau ½ bagian
Ferrosi Sulfas 60 % atau 2/3 bagian
Aluminii et Kalii Sulfas 67 % atau 2/3 bagian
Magnesii Sulfas 67 % atau 2/3 bagian
Natrii Sulfas 50 % atau ½ bagian
2. Serbuk dengan bahan setengah padat

Biasanya terdapat dalam bedak tabur. Yang termasuk bahan setengah padat adalah adeps lanae, cera flava, cera alba, parafin padat, vaselin kuning dan vaselin putih. Dalam jumlah besar sebaiknya dilebur dulu diatas tangas air, baru dicampur dengan zat tambahan. Dalam jumlah sedikit digerus dengan penambahan aceton atau eter, baru ditambah zat tambahan.

3. Serbuk dengan bahan cair
a. Serbuk dengan minyak atsiri
Minyak atsiri dapat diteteskan terakhir atau dapat juga dibuat oleo sacchara, yakni campuran 2 gram gula dengan 1 tetes minyak. Bila hendak dibuat 4 g oleosacchara anisi, kita campur 4 g saccharum dengan 2 tetes minyak anisi.
b. Serbuk dengan tinctura
Contohnya serbuk dengan Opii Tinctura, Digitalis Tinctura, Aconiti Tinctura, Belladonnae Tinctura, Digitalis Tinctura, Ratanhiae Tinctura.
Tinctur dalam jumlah kecil dikerjakan dengan lumpang panas kemudian dikeringkan dengan zat tambahan. Sedangkan dalam jumlah besar dikerjakan dengan menguapkan diatas tangas air sampai kental baru ditambahkan zat tambahan (sampai dapat diserap oleh zat tambahan ) aduk sampai kering kemudian diangkat. Tinctura yang diuapkan ini beratnya 0, untuk serbuk terbagi kehilangan berat tidak perlu diganti, sedangkan untuk serbuk tak terbagi harus diganti seberat tinctura itu dengan zat tambahan.
Zat berkhasiat dari tinctur menguap, pada umumnya terbagi menjadi 2 :
§ Tinctur yang dapat diambil bagian-bagiannya.
Spiritus sebagai pelarutnya diganti dengan zat tambahan. Contohnya Iodii tinc. Camphor Spiritus, Tinc. Opii Benzoica
§ Tinctur yang tidak dapat diambil bagian-bagiannya.
Kalau jumlahnya banyak dilakukan pengeringan pada suhu serendah mungkin, tapi kalau jumlahnya sedikit dapat ditambah langsung kedalam campuran serbuk. Kita batasi maksimal 4 tetes dalam 1 gram serbuk. Contohnya Valerianae Tinc. Aromatic Tinc.

4. Serbuk dengan extractum
a. Extractum Siccum (ekstrak kering)
Pengerjaannya seperti membuat serbuk dengan zat padat halus. Contohnya Opii extractum, Strychni extractum
b. Extractum Spissum (ekstrak kental)
Dikerjakan dalam lumpang panas dengan sedikit penambahan pelarut (etanol 70 %) untuk mengencerkan ekstrak, kemudian tambahkan zat tambahan sebagai pengering. Contohnya Belladonnae extractum, Hyoscyami extractum. Extrak Cannabis Indicae dan Extrak Valerianae menggunakanetanol 90 %. Extrak Filicis dengan eter.
c. Extractum Liquidum (ekstrak cair)
Dikerjakan seperti mengerjakan serbuk dengan tinctur. Contohnya Rhamni Purshianae ext, Ext. Hydrastis Liq.
Catatan : Ekstrak Chinae Liq. bisa diganti dengan ekstrak Chinae Siccum sebanyak sepertiganya.

5. Serbuk dengan tablet atau kapsul
Dalam membuat serbuk dengan tablet dan kapsul diperlukan zat tambahan sehingga perlu diperhitungkan beratnya. Dapat kita ambil bentuk tablet atau kapsul itu langsung. Tablet digerus halus kemudian ditimbang beratnya. Kapsul dikeluarkan isinya kemudian ditimbang beratnya. Kalau tablet / kapsul terdiri dari satu macam zat berkhasiat serta diketahui kadar zat berkhasiatnya dapat kita timbang dalam bentuk zat aslinya. Contohnya Chlortrimeton tablet kadarnya 4 mg, dapat juga diambil Chlorpheniramin Maleas dalam bentuk serbuk yang sudah di encerkan dalam lactosa.

E. Cara Pengemasan Serbuk
Secara umum serbuk dibungkus dan diedarkan dalam 2 macam kemasan yaitu kemasan untuk serbuk terbagi dan kemasan untuk serbuk tak terbagi. Serbuk oral dapat diserahkan dalam bentuk terbagi (pulveres) atau tidak terbagi (pulvis).

Kemasan untuk serbuk terbagi
Pada umumnya serbuk terbagi terbungkus dengan kertas perkamen atau dapat juga dengan kertas selofan atau sampul polietilena untuk melindungi serbuk dari pengaruh lingkungan. Serbuk terbagi biasanya dapat dibagi langsung (tanpa penimbangan ) sebelum dibungkus dalam kertas perkamen terpisah dengan cara seteliti mungkin, sehingga tiap-tiap bungkus berisi serbuk yang kurang lebih sama jumlahnya. Hal tersebut bisa dilakukan bila prosentase perbandingan pemakaian terhadapdosis maksimal kurang dari 80 %. Bila prosentase perbandingan pemakaian terhadap DM sama dengan atau lebih besar dari 80 % maka serbuk harus dibagi berdasarkan penimbangan satu per satu.
Pada dasarnya langkah-langkah melipat atau membungkus kertas pembungkus serbuk adalah sebagai berikut :

1. Letakkan kertas rata diatas permukaan meja dan lipatkan ½ inci kearah kita pada garis memanjang pada kertas untuk menjaga keseragaman, langkah ini harus dilakukan bersamaan dengan lipatan pertama sebagai petunjuk.

2. Letakkan serbuk baik yang ditimbang atau dibagi-bagi ke tengah kertas yang telah dilipat satu kali lipatannya mengarah keatas disebelah seberang dihadapanmu.

3. Tariklah sisi panjang yang belum dilipat keatas dan letakkanlah pada kira kira garis lipatan pertama , lakukan hati-hati supaya serbuk tidak berceceran.

4. Peganglah lipatan dan tekanlah sampai menyentuh dasar kertasdan lipatlah kehadapanmu setebal lipatan pertama.

5. Angkat kertas, sesuaikan dengan ukuran dos tempat yang akan digunakan untuk mengemas, lipat bagian kanan dan kiri pembungkus sesuai dengan ukuran dos tadi. Atau bila pengemasnya plastilk yang dilengkapi klip pada ujungnnya usahahan ukuran pembungkus satu dengan yang lainnya seragam supaya tampak rapi.

6. Kertas pembungkus yang telah terlipat rapi masukkan satu persatu dalam dos atau plastik klip. Pada lipatan kertas pembungkus tidak boleh ada serbuk dan tidak boleh ada ceceran serbuk.
7. Kemasan untuk serbuk tak terbagi
8. Untuk pemakaian luar, serbuk tak terbagi umumnya dikemas dalam wadah kaleng yang berlubang-lubang atau sejenis ayakan untuk memudahkan penggunaan pada kulit. Misalnya bedak tabur.
Sedangkan untuk obat dalam, serbuk tak terbagi biasa disimpan dalam botol bermulut lebar supaya sendok dapat dengan mudah keluar masuk melalui mulut botol. Contohnya serbuk antacid, serbuk laksativa.
9. Wadah dari gelas digunakan pada serbuk yang mengandung bahan obat higroskopis / mudah mencair, serbuk yang mengandung bahan obat yang mudah menguap. Untuk serbuk yang komponennya sensitif terhadap cahaya menggunakan wadah gelas berwarna hijau atau amber.

SALEP

A. Pengertian
Salep (unguenta menurut FI ed.III) adalah sediaan setengah padat yang mudah dioleskan dan digunakan sebagai obat luar.
Bahan obat harus larut atau terdispersi homogen ke dalam dasar salep yang cocok.
Salep juga termasuk obat kulit, dapat mengobati penyakit kulit seperti kudis, eksema, kutu air, biang keringat, koreng dan sebagainya.

B. Peraturan pembuatan salep
Menurut F. Van Duin :
1. Peraturan salep pertama
“zat-zat yang dapat larut dalam campuran lemak, dilarutkan ke dalamnya, jika perlu dengan pemanasan”.
2. Peraturan salep kedua
“bahan-bahan yang larut dalam air, jika tidak ada peraturan lain, dilarutkan lebih dahulu dalam air, asalkan jumlah air yang dipergunakan dapat diserap seluruhnya oleh basis salep dan jumlah air yang dipakai, dikurangi dari basis salepnya”
3. Peraturan salep ketiga
“bahan-bahan yang sukar atau hanya sebagaian dapat larut dalam lemak dan air harus diserbukkan lebih dahulu, kemudian diayak dengan pengayak No.60”
4. Peraturan keempat
“salep-salep yang dibuat dengan jalan mencairkan, campurannya harus digerus sampai dingin” bahan-bahan yang ikut dilebur, penimbangannya harus dilebihkan 10-20% untuk mencegah kekurangan bobotnya.
C. Persyaratan salep
Menurut FI III
1. Pemerian : tidak boleh berbau tengik
2. Kadar : kecuali dinyatakan lain dan untuk salep yang mengandung obat keras atau narkotik,
kadar bahan obat adalah 10%.
3. Dasar salep (Ds) : kecuali dinyatakan lain, sebagai bahan dasar salep (basis salep) digunakan
vaselin putih (vaselin album). Tergantung dari sifat bahan obat dan tujuan pemakaian salep, dapat dipilih beberapa bahan dasar salep sebagai berikut :
a. Ds. Senyawa hidrokarbon : vaselin putih, vaselin kuning (vaselin flavum), malam putih (cera album), malam kuning (cera flavum), atau campurannya.
b. Ds. Serap : lemak bulu domba (adeps lanae), campuran 3 bagian kolesterol, 3 bagian stearil-alkohol, 8 bagian mala putih dan 86 bagian vaselin putih, campuran 30 bagian malam kuning dan 70 bagian minyak wijen.
c. Ds. Yang dapat dicuci dengan air atau Ds. Emulsi, misalnya emulsi minyak dalam air (M/A).
d. Ds. Yang dapat larut dalam air, misalnya PEG atau campurannya.
4. Homogenitas : jika dioleskan pada sekeping kaca atau bahan transparan lain yang cocok,
harus menunjukkan susunan yang homogen.
5. Penandaan : pada etiket harus tertera “obat luar”.

D. Penggolongan salep
1. Menurut konsistensinya salep dapat dibagi :
a. Unguenta : salep yang mempunyai konsistensi seperti mentega, tidak mencair pada suhu biasa, tetapi mudah dioleskan tanpa memakai tenaga.
b. Cream (krim) : salep yang banyak mengandung air, mudah diserap kulit, suatu tipe yang dapat dicuci dengan air.
c. Pasta : salep yang mengandung lebih dari 50% zat padat (serbuk), suatu salep tebal, karena merupakan penutup atau pelindung bagian kulit yang diolesi.
d. Cerata : salep berlemak yang mengandung persentase lilin (wax) yang tinggi sehingga konsistensinya lebih keras (ceratum labiale)
e. Gelones/spumae/jelly : salep yang lebih halus, umumnya cair dan sedikit mengandung atau tanpa mukosa, sebagai pelicin atau basisnya terdiri atas campuran sederhana dari minyak dan lemak dengan titik lebur rendah. Contoh : starch jellies (10% amilum dengan air mendidih).
2. Menurut farmakologi / teraupetik dan penetrasinya, salep dapat dibagi :
a. Salep epidermis (epidermic ointment ; salep penutup) guna melindungi kulit dan menghasilkan efek lokal, tidak diabsorpsi, kadang-kadang ditambahkan antiseptik, astringensia untuk meredakan rangsangan atau anestesi lokal. Ds yang baik adalah ds. senyawa hidrokarbon.
b. Salep endodermis : salep bahan obatnya menembus kedalam kulit, tetapi tidak melalui kulit, terabsorpsi sebagaian, digunakan untuk melunakkan kulit atau selaput lendir. Ds yang terbaik adalah minyak lemak.
c. Salep diadermis : salep yang bahan obatnya menembus kedalam tubuh melalui kulit dan mencapai efek yang diinginkan, misalnya salep yang mengandung senyawa merkuri iodida.
3. Menurut dasar salepnya, salep dapat dibagi :
a. Salep hidrofobik yaitu salep yang tidak suka air atau salep dengan dasar salep berlemak (greasy bases) tidak dapat dicuci dengan air, misalnya : campuran lemak-lemak minyak lemak, malam
b. Salep hidrofilik yaitu salep yang suka air atau kuat menarik air, biasanya ds. tipe M/A
4. Menurut Formularium Nasional (Fornas)
a. Dasar salep 1 (ds. senyawa hidrokarbon)
b. Dasar salep 2 (ds. serap)
c. Dasar salep 3 (ds. yang dapat dicuci dengan air atau ds. emulsi M/A)
d. Dasar salep 4 (ds. yang dapat larut dalam air)

E. Kualitas dasar salep
Kualitas dasar salep yang baik adalah :
1. Stabil, tidak terpengaruh oleh suhu dan kelembapan dan selama dipakai harus bebas dari inkompatibilitas.
2. Lunak, harus halus, dan homogen
3. Mudah dipakai
4. Dasar salep yang cocok
5. Dapat terdistribusi secara merata

F. Sifat-sifat salep
Sifat-sifat dari salep yang digunakan untuk mengobati penyakit-penyakit kulit, harus :
1. Bersifat antiseptika (mencegah infeksi)
2. Bersifat protektiva (bahan yang mampu melindungi kulit yang luka atau yang sakit)
3. Bersifat emolien (bahan yang mampu menghaluskan dan melemaskan kulit)
4. Bahan-bahan yang dapat mengurangi rasa gatal
Bahan-bahan yang cepat menguap sehingga terjadi pendinginan setempat
Misalnya : kamfer,menthol
Bahan-bahan yang dapat menahan rasa sakit setempat
Misalnya : phenol, anaesthesin

G. Pembuatan salep
Baik dalam ukuran besar maupun kecil, salep dibuat dengan dua metode umum, yaitu :
 Pencampuran
Dalam metode pencampuran, komponen dari salep dicampur bersama-sama dengan segala cara sampai sediaan yang rata tercapai.
 Peleburan
Dengan metode peleburan, semua atau beberapa komponen dari salep dicampurkan dengan melebur bersama dan didinginkan dengan pengadukan yang konstan sampai mengental. Komponen-komponen yang tidak dicairkan biasanya ditambahkan pada campuran yang sedang mengental setelah didinginkan dan diaduk.
Cara pembuatan salep ditinjau dari zat khasiat utamanya
1. Zat padat
a. Zat padat dan larut dalam dasar salep
 Camphorae
– Dilarutkan dalam dasar salep yang sudah dicairkan didalam pot salep tertutup (jika tidak dilampaui daya larutnya)
– Jika dalam resepnya terdapat minyak lemak (Ol. sesami), camphorae dilarutkan lebih dahulu dalam minyak tersebut
– Jika dalam resep terdapat salol, menthol, atau zat lain yang dapat mencair jika dicampur (karena penurunan titik eutektik), camphorae dicampurkan supaya mencair, baru ditambahkan dasar salepnya
– Jika camphorae itu berupa zat tunggal, camphorae ditetesi lebih dahulu dengan eter atau alkohol 95%, kemudian digerus dengan dasar salepnya.
 Pellidol
– Larut 3% dalam dasar salep, pellidol dilarutkan bersama-sama dengan dasar salepnya yang dicairkan (jika dasar salep disaring tetapi jangan lupa harus ditambahkan pada penimbangannya sebanyak 20% ).
– Jika pellidol yang ditambahkan melebihi daya larutnya, maka digerus dengan dasar salep yang mudah dicairkan.
 Iodum
– Jika kelarutannya tidak dilampaui, kerjakan seperti pada camphorae
– Larutkan dalam larutan pekat KI atau NaI (seperti pada unguentum iodii dari Ph. Belanda V)
– Ditetesi dengan etanol 95% sampai larut, baru ditambahkan dasar salepnya

b. Zat padat larut dalam air
 Protargol
– Taburkan diatas air, diamkan ditempat gelap selama ¼ jam sampai larut
– Jika dalam resep terdapat gliserin, tambahkan gliserin tersebut, baru ditambahkan airnya dan tidak perlu ditunggu ¼ jam lagi karena dengan adanya gliserin, protargol atau mudah larut.
 Colargol
– Dikerjakan seperti protargol
 Argentum nitrat (AgNO3)
– Walaupun larut dalam air, zat ini tidak boleh dilarutkan dalam air karena akan meninggalkan bekas noda hitam pada kulit yang disebabkan oleh terbentuknya Ag2O, kecuali pada resep obat wasir.
 Fenol/fenol
– Sebenarnya fenol mudah larut dalam air, tetapi dalam salep tidak dilarutkan karena akan menimbulkan rangsangan atau mengiritasi kulit dan juga tidak boleh diganti dengan Phenol liquifactum (campuran fenol dan air 77-81,5% FI ed.III).
c. Bahan obat yang larut dalam air tetapi tidak boleh dilarutkan dalam air, yaitu :
 Argentum nitrat : stibii et kalii tartras
 Fenol : oleum iocoris aselli
 Hydrargyri bichloridum : zink sulfat
 Chrysarobin : antibiotik (misalnya penicilin)
 Pirogalol : chloretum auripo natrico.

d. Bahan yang ditambahkan terakhir pada suatu massa salep :
 Ichtyol
– Jika ditambahkan pada massa salep yang masih panas atau digerus terlalu lama, akan terjadi pemisahan.
– Balsem-balsem dan minyak yang mudah menguap.
– Balsem merupakan campuarn damar dan minyak mudah menguap ; jika digerus terlalu lama, damarnya akan keluar.
 Air
– Ditambahkan terakhir karena berfungsi sebagai pendingin; disamping itu, untuk mencegah permukaan mortir menjadi licin.
 Gliserin
– Harus ditambahkan ke dalam dasar salep yang dingin, karena tidak bisa bercampur dengan bahan dasar salep yang sedang mencair dan harus ditambahkan sedikit demi sedikit karena tidak mudah diserap oleh dasar salep.
 Marmer album
– Dimasukkan terakhir karena dibutuhkan dalam bentuk kasar, yang akan memberikan pengaruh percobaan pada kulit.
– Zat padat tidak larut dalam air
 Umumnya dibuat serbuk halus dahulu, misalnya :
 Belerang (tidak boleh diayak)
– Ac. Boricum (diambil bentuk yang pulveratum)
– Oxydum zincicum (diayak dengan ayakan No. 100/B40).
– Mamer album (diayak dengan ayakan No.25/B10)
– Veratrin (digerus dengan minyak, karena jika digerus tersendiri akan menimbulkan bersin).
2. Zat cair
a. Sebagai pelarut bahan obat
 Air
• Terjadi reaksi
Contohnya, jika aqua calcis bercampur dengan minyak lemak akan terjadi penyabunan sehingga cara penggunaannya adalah dengan diteteskan sedikit demi sedikit kemudian dikocok dalam sebuah botol bersama dengan minyak lemak, baru dicampur dengan bahan lainnya.
• Tak terjadi reaksi
– Jumlah sedikit : teteskan terakhir sedikit demi sedikit
– Jumlah banyak : diuapkan atau diambil bahan berkhasiatnya saja dan berat airnya diganti dengan dasar salepnya
 Spiritus/etanol/alkohol
• Jumlah sedikit : teteskan terakhir sedikit demi sedikit
• Jumlah banyak :
o Tahan panas : Tinct. Ratanhiae, panaskan diatas tangas air sampai sekental sirop atau sepertiga bagian.
o Tak tahan panas :
– Diketahui pembandingnya, maka diambil bagian-bagiannya saja, misalnya tinct. Iodii
– Tak diketahui pembandingnya, teteskan terakhir sedikit demi sedikit
– Jika dasar salep lebih dari 1 macam, harus diperhitungkan menurut perbandingan dasar salepnya.
 Cairan kental
• Umumnya dimasukan sedikit demi sedikit. Contohnya : gliserin, pix lithantratis, pix liquida, balsem peruvianum, ichtyol, kreosot.
3. Bahan berupa ekstrak/extractum
a. Extractum sicccum /kering
Umumnya larut dalam air, maka dilarutkan dalam air, dan berat air dapat dikurangkan dari dasar salepnya
b. Extractum spissum/kental
Diencerkan dahulu dengan air atau etanol
c. Extractum liquidum
Dikerjakan seperti pada cairan dengan spiritus.
4. Bahan-bahan lain
a. Hydrargyrum
Gerus dengan adeps lanae dalam lumpang dingin, sampai halus (<20µg) atau gunakan resep standar, misalnya : Unguentum Hydrargyri (Ph.Belanda V) yang mengandung 30% dan Unguentum Hydrargyri Fortio (C.M.N) mengandung 50%
b. Naphtolum
Dapat larut dalam sapo kalicus, larutkan dalam sapo tersebut. Jika tidak ada sapo, dikerjakan seperti Camphorae. Mempunyai D.M/T.M untuk obat luar.
c. Bentonit
Serbuk halus yang dengan air akan membentuk massa seperti salep.

H. Pengawetan salep
Preparat farmasi setengah padat seperti salep, sering memerlukan penambahan pengawet kimia sebagai antimikroba, pada formulasi untuk mencegah pertumbuhan mikro organisme yang terkontaminasi. Pengawet-pengawet ini termasuk hidroksibenzoat, fenol-fenol, asam benzoat, asam sorbat, garam amonium kuarterner dan campuran lainnya. Preparat setengah padat harus pula dilindungi melalui kemasan dan penyimpanan yang sesuai dari pengaruh pengerusakan oleh udara, cahaya, uap air (lembap) dan panas serta kemungkinan terjadinya interaksi kimia antara preparat dengan wadah.
I. Fungsi salep
• Sebagai bahan pembawa substansi obat untuk pengobatan kulit.
• Sebagai bahan pelumas pada kulit.
• Sebagai pelindung untuk kulit yaitu mencegah kontak permukaan kulit dengan larutan berair dan rangsang kulit.

J. Pengemasan dan penyimpanan salep
Salep biasanya dikemas baik dalam botol atau dalam tube, botol dapat dibuat dari gelas tidak bewarna, warna hijau, amber atau biru atau buram dan porselen putih. Botol plastik juga dapat digunakan. Wadah dari gelas buram dan berwarna berguna untuk salep yang mengandung obat yang peka terhadap cahaya. Tube dibuat dari kaleng atau plastik, beberapa diantaranya diberi tambahan kemasan dengan alat bantu khusus bila salep akan digunakan untuk dipakai melalui rektum, mata, vagina, telinga, atau hidung.
Tube umumnya diisi dengan bertekanan alat pengisi dari bagian ujung belakang yang terbuka (ujung yang berlawanan dari ujung tutup) dari tube yang kemudian ditutup dengan disegel. Tube salep untuk pemakaian topikal lebih sering dari ukuran 5 sampai 30 gr. Botol salep dapat diisi dalam skala kecil oleh seorang ahli farmasi dengan mengemas sejumlah salep yang sudah ditimbang kedalam botol dengan memakai spatula yang fleksibel dan menekannya kebawah, sejajar melalui tepi botol guna menghindari kemungkinan terperangkapnya udara didalam botol. Salep dalam tube lebih luas pemakaiannya daripada botol, disebabkan lebih mudah dan menyenangkan digunakan oleh pasien dan tidak mudah menimbulkan keracunan. Pengisian dalam tube juga mengurangi terkena udara dan menghindari kontaminasi dari mikroba yang potensial, oleh karena itu akan lebih stabil dan dapat tahan lama pada pemakaian dibandingkan dengan salep dalam botol. Kebanyakan salep harus disimpan pada temperatur dibawah 300C untuk mencegah melembek apalagi dasar salepnya bersifat dapat mencair.

SIMULASI DIGITAL : APLIKASI BLENDER

Standar

BAB I
Pendahuluan

A. PENDAHULUAN
Saat ini banyak bermunculan produk-produk animasi 3D. Banyak program tayangan di televisi memberi tayangan film-film kartun 3D, animasi kartun yang dulunya hanya 2D sekarang ini dapat kita saksikan dirubah menjadi bentuk kartun 3D. Iklan-iklan yang biasanya di siarkan-pun akhir-akhir ini banyak ditampilkan animasi-animasi bentuk 3D. Begitu pula produsen-produsen game terkemuka yang memang lebih dulu mencicipi dunia 3D, semakin gencar menciptakan produk-produk game yang kian hari animasinya terasa semakin nyata. Mungkin tak ada salahnnya apabila saat ini disebut sebagai era 3D.

Dari fenomena di atas penulis ingin menjelaskan suatu aplikasi yang dapat digunakan untuk membuat bentuk – bentuk 3D yaitu aplikasi blender.aplikasi ini sudah dikenal oleh halayak ramai oleh karena itu tidak ada salah nya untuk lebih menngetahui tentang apa itu aplikasii blender.

B. PERUMUSAN MASALAH

Agar kita lebih mengetahui apa itu aplikasi blender dan untuk mengetahui bagaimana caranya untuk membuat bentuk – bentuk 3D itu kita harus mengetahui :
1. Apa itu aplikasi blender ?
2. Bagaimana sejarah Aplikasi Blender ?
3. Apa saja yang terdapat pada apikasi blender ?
4. Apa kelebihan aplikasi blender ?
BAB II
Isi

A. PENGERTIAN
Jika dahulu membuat animasi membutuhkan aplikasi yang mahal dengan tingkat kerumitan yang tinggi, kini hal tersebut bisa diatasi dengan hadirnya Blender.Aplikasi yang namanya mirip peralatan dapur ini menawarkan penggunaan yang lebih mudah dan gratis pula.Pengertian mudah di sini memang bukan berarti segampang menggunakan aplikasi seharihari, tapi tetap saja, jika dibandingkan dengan aplikasi terdahulu yang membutuhkan skill tinggi, Blender menawarkan penggunaan yang lebih mudah.

Blender merupakan OSS (Open Source SOftware) atau istilah lainnya software yang dapat di gunakan di berbagai macam OS (Operating System).Ini digunakan untuk dikembangkan secara komersial, tetapi sekarang dirilis di bawah GPL (GNU General Public License).

Blender adalah gratis, open sourcegrafis 3D aplikasi yang dapat digunakan untuk modeling , UV membuka bungkusan, texturing, rigging , air dan simulasi asap, menguliti , animasi , rendering, partikel dan lain simulasi , non-linear editing , compositing, dan membuat interaktif 3D aplikasi, termasuk video game, film animasi, atau efek visual. fitur-fitur Blender termasuk alat simulasi canggih seperti kaku, realistis, tubuh, kain dan dinamika fluida softbody, berdasarkan pemodelan alat-modifier, animasi karakter tools canggih, sebuah bahan berbasis node dan sistem compositing dan Python untuk scripting tertanam. Dirilis sebagai perangkat lunak bebas di bawah GNU General Public License, Blender tersedia untuk sejumlah sistem operasi , termasuk GNU / Linux , Mac OS X , FreeBSD , OpenBSD dan Microsoft Windows .

B. SEJARAH

Pada tahun 1988 Ton Roosendaal mendanai perusahaan yang bergerak dibidang animasi yang dinamakan NeoGeo.NeoGeo adalah berkembang pesat sehingga menjadi perusahaan animasi terbesar di Belanda dan salah satu perusahaan animasi terdepan di Eropa.Ton Roosendaal selain bertanggung jawab sebagai art director juga bertanggung jawab atas pengembangan software internal.

Pada tahun 1995 muncullah sebuah software yang pada akhirnya dinamakan Blender.Setelah diamati ternyata Blender memiliki potensi untuk digunakan oleh artis –artis diluar NeoGeo. Lalu pada tahun 1998 Ton mendirikan perusahaan yang bernama Not a Number (NaN) Untuk mengembangkan dan memasarkan Blender lebih jauh. Cita – cita NaN adalah untuk menciptakan sebuah software animasi 3D yang padat, cross platform yang gratis dan dapat digunakan oleh masyarakat computer
yang umum.

Sayangnya ambisi NaN tidak sesuai dengan kenyataan pasar saat itu. Tahun 2001 NaN dibentuk ulang menjadi perusahaan yang lebih kecil NaN lalu meluncurkan software komersial pertamanya, Blender Publisher. Sasaran pasar software ini adalah untuk web 3D interaktif. Angka penjualan yang rendah dan iklim ekonomi yang tidak menguntungkan saat itu mengakibatkan NaN ditutup. Punutupan ini termasuk penghentian terhadap pengembangan Blender.

Karena tidak ingin Blender hilang ditelan waktu begitu saja, Ton Roosendaal mendirikan organisasi non profit yang bernama Blender Foundation. Tujuan utama Blender Foundation adalah tersu mempromosikan dan mengembangkan Blender sebagai proyek open source.Pada tahun 2002 Blender dirilis ulang dibawah syarat – syarat GNU General Public License.
C. FITUR – FITUR
Blender memiliki fitur sama kuat mengatur dalam lingkup dan kedalaman ke ujung lain tinggi 3D software seperti Softimage | XSI, Cinema 4D, 3ds Max dan Maya.
Perangkat lunak ini berisi fitur yang merupakan ciri khas dari model perangkat lunak high-end. Ini adalah Open Source yang paling populer grafis 3D aplikasi yang tersedia, dan merupakan salah satu yang paling didownload dengan lebih dari 200.000
download dari rilis masing-masing.
Tampilan Blender

Fitur termasuk:
• Model: Obyek 3D tipe, termasuk jerat poligon, permukaan NURBS, Bezier dan kurva B-spline; multiresolusi patung kemampuan; Modifier stack deformers; model Mesh; Python Scripting
• Rigging: Skeleton kode ciptaan; Skinning; lapisan Bone; B-splines interpolated tulang
• Animasi: animasi editor non-linear; Vertex framing kunci untuk morphing, animasi Karakter berpose editor; deformers animasi, pemutaran Audio; sistem kendala animasi
• Rendering: raytracer inbuilt; oversampling, blor gerak, efek pasca produksi, ladang, non-square pixel, lapisan Render dan melewati; Render baking ke peta UV, Efek termasuk halo, suar lensa, kabut, vektor motion-blur proses pasca- , dan proses pasca-defocus; Ekspor naskah untuk penyaji eksternal
• UV unwrapping: Laurent dan metode Berdasarkan Sudut unwrapping; unwreapping berdasarkan jahitan; falloff proporsional mengedit peta UV
• Shading: membaur dan shader specular; Node editor; hamburan Bawah, shading Tangent; peta Refleksi
• Fisika dan Partikel: sistem Partikel dapat dilampirkan ke mesh objek; simulator Fluida; solver Realtime tubuh lembut
• Imaging dan Komposisi: multilayer OpenEXR dukungan; filter node komposit, konverter, warna dan operator vektor; 8 mendukung prosesor; sequencer realtime dekat; Bentuk gelombang dan U / V menyebar plits
• Realtime 3D/Game Penciptaan: editor grafis logika; Bullet Fisika dukungan Perpustakaan; jenis Shape: polyhedron Convex, kotak, bola, kerucut, silinder, kapsul, majemuk, dan mesh segitiga statis dengan mode auto penonaktifan; tabrakan Diskrit; Dukungan untuk kendaraan dinamika; Mendukung semua modus pencahayaan OpenGL; Python scripting; Audio
• Lintas Platfrom dengan GUI OpenGL seragam pada semua Platfrom ,siap untuk digunakan untuk semua versi windows (98, NT, 2000, XP), Linux,OS X , FreeBSD, Irix, SUN dan berbagai Sistem Oprasi lainnya .
• Kualitas tinggi arsitektur 3D yeng memungkinkan penciptaan cepat dan efisiens .
• Lebih dari 200.000 download (pengguna) dari seluruh dunia
• Diekseskusi berukuran kecil, dan distribusi rendaH
D. FORMAT
Blender fitur sistem file internal yang memungkinkan seseorang untuk berkemas beberapa adegan menjadi sebuah file tunggal (disebut “campuran.”File).
• Semua Blender’s “. Campuran” file maju, mundur, dan lintas-platform yang kompatibel dengan versi lain dari Blender.
• Snapshot “. Berbaur” file dapat otomatis disimpan secara berkala oleh program, sehingga memudahkan untuk bertahan crash program.
• Semua adegan, benda, bahan, tekstur, suara, gambar, efek pasca-produksi untuk seluruh animasi dapat disimpan dalam satu “. Berbaur” file. Data diambil dari sumber eksternal, seperti gambar dan suara, juga dapat disimpan secara eksternal dan direferensikan baik melalui nama path absolut atau relatif. Demikian juga, “campuran.” File sendiri juga dapat digunakan sebagai perpustakaan aset Blender.
• Interface konfigurasi dipertahankan dalam “. campuran” file, seperti bahwa apa yang Anda simpan apa yang Anda dapatkan pada saat beban. File ini dapat disimpan sebagai “default user” jadi ini konfigurasi layar, serta semua benda yang tersimpan di dalamnya, digunakan setiap kali Anda memuat Blender.
Sebenarnya “. Campuran” file ini mirip dengan EAInterchange File Format , dimulai dengan header sendiri (untuk BLENDER_v248 misalnya) yang menentukan versi, endianness dan ukuran penunjuk, diikuti oleh kumpulan potongan biner menyimpan blok data, dan semua jenis dan definisi struct juga dikenal sebagai DNA. Meskipun sulit untuk membaca dan mengkonversi “campuran.” File ke format lain menggunakan alat eksternal, readblend utilitas bisa melakukan ini. Puluhan impor / ekspor script yang berjalan di dalam Blender sendiri, mengakses data objek melalui API , memungkinkan untuk antar-beroperasi dengan alat 3D lainnya.
Jeroen Bakker didokumentasikan format file Blender untuk memungkinkan antar-operasi dengan perkakas lain. Dokumen dapat ditemukan di misteri campuran. Sebuah browser struktur DNA juga tersedia di situs ini.
Blender mengatur data berbagai jenis “blok data”, seperti Objects, jerat, Lampu, Pemandangan, Bahan, Gambar dan seterusnya. Sebuah objek dalam Blender terdiri dari beberapa blok data – misalnya, mesh polygon memiliki setidaknya satu Obyek dan Mesh blok data, dan biasanya juga sebuah Bahan. Hal ini memungkinkan berbagai data blok untuk merujuk kepada satu sama lain, mungkin ada, misalnya, beberapa Objek yang mengacu pada Mesh yang sama, yang memungkinkan mesh yang akan digandakan sementara hanya menjaga satu salinan data mesh di memori, dan memungkinkan editing berikutnya semua digandakan jerat pada waktu yang sama. hubungan blok data juga dapat diubah secara manual. Data blok juga dapat disebut dalam lainnya. paduan file, yang memungkinkan penggunaan. campuran file sebagai objek perpustakaan dapat digunakan kembali.
E. KELEBIHAN
Blender adalah salah satu software open source yang digunakan untuk membuat konten multimedia khusunya 3Dimensi, ada kelemahan dan beberapa kelebihan yang dimiliki Blender dibandingkan software sejenis. Berikut kelebihannya:
• Open Source
Blender merupakan salah satu software open source, dimana kita bisa bebas memodifikasi source codenya untuk keperluan pribadi maupun komersial, asal tidak melanggar GNU General Public License yang digunakan Blender.
• Multi Platform
Karena sifatnya yang open source, Blender tersedia untuk berbagai macam operasi sistem seperti Linux, Mac dan Windows. Sehingga file yang dibuat menggunakan Blender versi Linux tak akan berubah ketika dibuka di Blender versi Mac maupun Windows.
• Update
Dengan status yang Open Source, Blender bisa dikembangkan oleh siapapun. Sehingga update software ini jauh lebih cepat dibandingkan software sejenis lainnya. Bahkan dalam hitungan jam, terkadang software ini sudah ada update annya. Update an tersebut tak tersedia di situs resmi blender.org melainkan di graphicall.org
• Free
Blender merupakan sebuah software yang Gratis Blender gratis bukan karena tidak laku, melainkan karena luar biasanya fitur yang mungkin tak dapat dibeli dengan uang, selain itu dengan digratiskannya software ini, siapapun bisa berpartisipasi dalam mengembangkannya untuk menjadi lebih baik. Gratisnya Blender mendunia bukan seperti 3DMAX/ Lainnya yang di Indonesia Gratis membajak :p. Tak perlu membayar untuk mendapatkan cap LEGAL. Karena Blender GRATIS dan LEGAL
• Lengkap
Blender memiliki fitur yang lebih lengkap dari software 3D lainnya. Coba cari software 3D selain Blender yang di dalamnya tersedia fitur Video editing, Game Engine, Node Compositing, Sculpting. Bukan plugin lho ya, tapi sudah include atau di bundling seperti Blender.
• Ringan
Blender relatif ringan jika dibandingkan software sejenis. Hal ini terbuti dengan sistem minimal untuk menjalankan Blender. Hanya dengan RAM 512 dan prosesor Pentium 4 / sepantaran dan VGA on board, Blender sudah dapat berjalan dengan baik namun tidak bisa digunakan secara maksimal. Misal untuk membuat highpolly akan sedikit lebih lambat.
• Komunitas Terbuka
Tidak perlu membayar untuk bergabung dengan komunitas Blender yang sudah tersebar di dunia. Dari yang newbie sampai yang sudah advance terbuka untuk menerima masukan dari siapapun, selain itu mereka juga saling berbagi tutorial dan file secara terbuka. Salah satu contoh nyatanya adalah OPEN MOVIE
garapan Blender Institute.

F. PERBANDINGAN DENGAN SOFTWARE 3D LAINNYA

Blender merupakan produk open source yang dominan dengan berbagai fitur sebanding dengan pertengahan ke tinggi kisaran komersial, perangkat lunak berpemilik . Pada tahun 2010, CGenie Blender digolongkan sebagai produk pemula dengan mayoritas penggunanya menjadi “penggemar” daripada siswa atau profesional tetapi dengan standar tinggi meningkat dari tahun ke tahun. Mereka juga melaporkan bahwa pengguna berpikir Blender diperlukan pembangunan yang lebih dan dibutuhkan lebih kompatibilitas dengan program lain.
Pada tahun 2007, TDT3D menganggap bahwa interface Blender tidak sampai standar industri tapi tetap cocok untuk alur kerja cepat dan kadang-kadang lebih intuitif.dokumentasi Miskin juga dikritik meskipun ada dukungan masyarakat melalui online wiki , dan berbagai buku yang diterbitkan baik oleh Yayasan Blender dan independen.
Pada tahun 2010, Blender 2,5 Beta dirilis untuk terbuka pengujian. Menampilkan sepenuhnya didesain ulang dan sangat sederhana antarmuka pengguna, bertujuan untuk meningkatkan aliran kerja dan kemudahan penggunaan. Meskipun belum sepenuhnya fitur, Blender 2,5 dalam tahap akhir pengembangan dan sistem animasi yang dianggap oleh pengguna awal untuk sebagai baik atau lebih baik daripada beberapa profesional paket.

BAB III
Penutup

KESIMPULAN
Blender merupakan aplikasi pembuat grafis animasi 3D andalan pengguna Linux yang cukup bagus. Fiturnya lengkap, ringan, update-nya cepat, serta memiliki komunitas terbuka yang akan membantu para pengguna di seluruh dunia untuk saling bertukar pikiran. Hal inilah yang membuatnya makin menarik untuk dicoba. Apalagi kini ia telah hadir bagi sistem operasi seperti Windows, Mac OS, hingga Solaris.

Selain untuk membuat konten 3D, Blender juga dapat digunakan dalam berbagai kegiatan multimedia seperti mengedit video, membuat game, animasi, compositing, dan lainnya yang berhubungan dengan animasi 3D.Bahkan ada lho komunitas yang telah berhasil membuat sebuah film animasi 3D secara utuh dengan hanya menggunakan Blender.Untuk spekifikasi yang dibutuhkan untuk penginstallan software ini sangatlah sederhana.

Pada tahun 1995 muncullah sebuah software yang pada akhirnya dinamakan Blender.Setelah diamati ternyata Blender memiliki potensi untuk digunakan oleh artis –artis diluar NeoGeo. Lalu pada tahun 1998 Ton mendirikan perusahaan yang bernama Not a Number (NaN) Untuk mengembangkan dan memasarkan Blender lebih jauh. Cita – cita NaN adalah untuk menciptakan sebuah software animasi 3D yang padat, cross platform yang gratis dan dapat digunakan oleh masyarakat computer
yang umum.

Blender memiliki ukuran instalasi yang relatif kecil dan berjalan pada beberapa platform komputasi populer, termasuk Linux , Mac OS X, dan Microsoft Windows , bersama dengan FreeBSD , IRIX , NetBSD , OpenBSD dan Solaris . Unofficial port juga tersedia untuk AmigaOS 4, BeOS , MorphOS, Pocket PC dan SkyOS . Meskipun sering didistribusikan tanpa dokumentasi atau contoh adegan yang luas, software berisi fitur yang merupakan ciri khas dari model perangkat lunak akhir-tinggi.

Blender fitur sistem file internal yang memungkinkan seseorang untuk berkemas beberapa adegan menjadi sebuah file tunggal (disebut “campuran.”File).
Blender adalah salah satu software open source yang digunakan untuk membuat konten multimedia khusunya 3Dimensi, ada kelemahan dan beberapa kelebihan yang dimiliki Blender dibandingkan software sejenis.
Blender merupakan produk open source yang dominan dengan berbagai fitur sebanding dengan pertengahan ke tinggi kisaran komersial, perangkat lunak berpemilik . Pada tahun 2010, CGenie Blender digolongkan sebagai produk pemula dengan mayoritas penggunanya menjadi “penggemar” daripada siswa atau profesional tetapi dengan standar tinggi meningkat dari tahun ke tahun. Mereka juga melaporkan bahwa pengguna berpikir Blender diperlukan pembangunan yang lebih dan dibutuhkan lebih kompatibilitas dengan program lain.

DAFTAR PUSTAKA

http://www. katsbits.com/tutorials/blender
http://www. sangguru. com
http://dunovteck.wordpress.com/2010/05/27/blender/
http://infotechnologi.com/blender-2-61-software-opensource-gratis-untuk-menciptakan-konten-3d.html
http://id.wikipedia.org/wiki/Blender_%28perangkat_lunak%29
http://ilmukomputer.org/2011/11/29/kelebihan-blender/
http://en.wikipedia.org/wiki/Blender_%28software%29
http://www.blender.org

FARMAKOLOGI : MAKALAH PENYAKIT SARS

Standar

BAB I
Pendahuluan

A. Pendahuluan
Saat ini banyak sekali virus yang dapat berkembang dan mewabah dengan cepat yaitu contohnya sars corona virus. Virus ini dapat menyebabkan infeksi pada paru – paru seperti penyakit pneumonia. SARS pertama kali muncul pada November 2002 di Provinsi Guangdong, Tiongkok. SARS sekarang dipercayai disebabkan oleh virus SARS. Sekitar 10% dari penderita SARS meninggal dunia.
B. Rumusan masalah
Karena virus ini amat berbahaya bagi tubuh kita, maka dari itu ita harus mengetahui apa itu sars ? dan apa yang harus kita lakukan ?
BAB II
ISI

A. Pengertian Sars

SARS (Severe Acute Respiratoty Syndrome) adalah suatu jenis penyakit pernapasan akibat virus yang pertama kali terjadi di beberapa negara Asia. Penyakit ini kemudian menyebar ke Amerika dan Eropa. Virusnya bernama SARS-CoV (SARS Coronavirus) yang menyerang saluran pernapasan bagian atas. Para ahli percaya, SARS pertama kali berkembang di dalam tubuh binatang. Hal ini berdasarkan temuan mereka akan virus yang sama di dalam tubuh musang. Musang ini di Cina dikonsumsi sebagai makanan saat keadaan terdesak.
Sindrom Pernapasan Akut Berat (bahasa Inggris: Severe Acute Respiratory Syndrome, SARS) adalah sebuah jenis penyakit pneumonia. SARS pertama kali muncul pada November 2002 di Provinsi Guangdong, Tiongkok. SARS sekarang dipercayai disebabkan oleh virus SARS. Sekitar 10% dari penderita SARS meninggal dunia.
Setelah Tiongkok membungkam berita wabah SARS baik internal maupun internasional, SARS menyebar sangat cepat, mencapai negeri tetangga Hong Kong dan Vietnam pada akhir Februari 2003, kemudian ke negara lain dengan perantaraan wisatawan internasional. Kasus terakhir dari epidemi ini terjadi pada Juni 2003. Dalam wabah itu, 8.069 kasus muncul yang menewaskan 775 orang.
Ada spekulasi bahwa SARS adalah penyakit buatan manusia.
B. Persebaran Virus SARS
Virus SARS sepertinya berasal dari Provinsi Guangdong pada November 2002. Walaupun telah mengambil langkah-langkah untuk mengontrol epidemi, Tiongkok tidak memberitahu Organisasi Kesehatan Sedunia (WHO) tentang wabah itu hingga Februari 2003. Justru, pemerintah setempat membatasi laporan epidemi untuk menjaga muka dan kepercayaan publik. Ketidakterbukaan ini menjadikan Tiongkok sebagai kambing hitam akibat menunda upaya internasional melawan epidemi. Sejak itu Tiongkok secara resmi telah meminta maaf karena keterlambatannya dalam mengatasi wabah SARS.

“8 Langkah Untuk Menghindari SARS”, poster informasi publik yang diterbitkan oleh pemerintah Tiongkok tahun 2004
Pada awal April, ada perubahan kebijaksanaan resmi ketika media resmi melaporkan kasus SARS secara lebih terang. Namun, pada masa itu juga beberapa tuduhan muncul mengenai laporan jumlah kasus yang lebih sedikit dari angka sebenarnya di rumah sakit militer Beijing. Setelah pelobian yang alot, pejabat Tiongkok memperbolehkan pejabat internasional menyelidiki situasi di sana. Hasil penyelidikan mengungkapkan masalah-masalah terkait sistem kesehatan daratan Tiongkok yang sudah tua, seperti maraknya desentralisasi, pita merah dan komunikasi yang kurang.
Pada akhir April, pemerintah Tiongkok mengakui bahwa kasus pelaporan jumlah kasus yang lebih sedikit dari angka sebenarnya disebabkan buruknya sistem kesehatan. Dr. Jiang Yanyong membeberkan fakta yang sebenarnya dengan risiko personal yang besar. Dia melaporkan lebih banyak pasien SARS di sebuah rumah sakit yang ditanganinya daripada yang dilaporkan di seluruh Tiongkok. Beberapa pejabat Tiongkok dipecat dari jabatannya, termasuk Menteri Kesehatan dan Walikota Beijing. Sistem untuk meningkatkan kualitas laporan dan pengontrolan SARS juga dibentuk.
Epidemi SARS menjadi perhatian publik pada Februari 2004 ketika seorang pengusaha asal Amerika yang berangkat dari Tiongkok menderita gejala yang mirip dengan pneumonia dalam penerbangan menuju Singapura. Pesawat terpaksa mendarat di Hanoi, Vietnam, di mana korban meninggal di rumah sakit. Beberapa dokter dan perawat yang mencoba menyembuhkannya perlahan-lahan menderita penyakit yang sama walaupun prosedur dasar rumah sakit telah diterapkan. Beberapa dari mereka meninggal. Gejala yang ganas dan infeksi yang diderita oleh staf rumah sakit menggemparkan otoritas kesehatan sedunia yang takut akan munculnya epidemi pneumonia baru. Pada 12 Maret 2003, WHO mengeluarkan sebuah peringatan global yang juga diikuti dengan peringatan kesehatan yang dikeluarkan oleh Pusat Pengontrolan Penyakit dan Pencegahan (CDC) Amerika Serikat.
Penyebaran SARS secara lokal terjadi di Toronto, Singapura, Hanoi, Taiwan, Hong Kong, dan provinsi Guangdong serta Shanxi di Tiongkok. Di Hong Kong grup pertama yang menderita SARS keluar dari rumah sakit pada 29 Maret 2003. SARS menyebar di Hong Kong melalui seorang dokter daratan Tiongkok tepatnya di lantai 9 Hotel Metropole di Peninsula Kowloon yang menginfeksi 16 pengunjung hotel. Para pengunjung ini kemudian pergi ke Singapura dan Toronto sehingga menyebarkan SARS di lokasi tersebut.
Pusat Pengontrolan Penyakit (CDC) yang berbasis di Atlanta mengumumkan pada awal April mengenai keyakinan bahwa sebuah jenis viruscorona, jenis yang kemungkinan tidak pernah terlihat pada manusia, merupakan perantara menular yang bertanggung jawab terhadap penularan SARS. Transmisi penyakit itu hingga kini belum dapat diketahui secara pasti. Ada anggapan bahwa ia menyebar melalui penghirupan cairan yang dikeluarkan oleh si penderita ketika dia batuk atau bersin. Otoritas kesehatan juga menyelidiki kemungkinan penyebaran lewat udara yang dapat meningkatkan potensi keganasan penyakit.
Kemungkinan penderita SARS menjadi asymptomatic, artinya si penderita bisa menularkan penyakit tanpa mengalami gejala jasmani sehingga dapat menyebar di sebuah populasi tanpa terdeteksi sangat kecil, menurut pejabat WHO. “Apabila penderita asymptomatic memainkan peranan penting, kami mampu mengetahuinya hinga sekarang,” ujar juru bicara WHO Dick Thompson kepada Reuters pada April 2004.
Cara penularan penyakit melalui kontak langsung dengan penderita SARS baik karena berbicara, terkena percikan batuk atau bersin (“Droplet Infection”). Penularan melalui udara, misalnya penyebaran udara, ventilasi, dalam satu kendaraan atau dalam satu gedung diperkirakan tidak terjadi, asal tidak kontak langsung berhadapan dengan penderita SARS. Masa penularan dari orang ke orang belum teridentifikasi dengan jelas. Untuk sementara, masa menular adalah mulai saat terdapat demam atau tanda-tanda gangguan pernafasan hingga penyakitnya dinyatakan sembuh. Periode aman dari kemungkinan terjadinya penularan pada unit pelayanan atau pada kelompok masyarakat yang terjangkit KLB SARS adalah setelah lebih dari 14 hari sejak kasus terakhir dinyatakan sembuh.

C. Informasi klinis
1. Gejala
Mula-mula gejalanya mirip seperti flu dan bisa mencakup : demam , myalgia , lethargy , gejala gastrointestinal , batuk , radang tenggorokan , dan gejala non-spesifik lainnya. Satu-satunya gejala yang sering dialami seluruh pasien adalah demam di atas 38 °C (100.4 °F). Sesak napas bisa terjadi kemudian.
Gejala tersebut biasanya muncul 2–10 hari setelah terekspos, tetapi sampai 13 hari juga pernah dilaporkan terjadi. Pada kebanyakan kasus gejala biasanya muncul antara 2–3 hari. Sekitar 10–20% kasus membutuhkan ventilasi mekanis.orang itu bisa disebut probable SARS atau bisa diduga terkena SARS. Gejala lainnya sakit kepala, otot terasa kaku, diare yang tak kunjung henti, timbul bintik-bintik merah pada kulit, dan badan lemas beberapa hari. Ini semua adalah gejala yang kasat mata bisa dirasakan langsung oleh orang yang diduga menderita SARS itu. Tapi gejala itu tidak cukup kuat jika belum ada kontak langsung dengan pasien. Tetap diperlukan pemeriksaan medis sebelum seseorang disimpulkan terkena penyakit ini. Paru-parunya mengalami radang, limfositnya menurun, trombositnya mungkin juga menurun. Kalau sudah berat, oksigen dalam darah menurun dan enzim hati akan meningkat. Ini semua gejala yang bisa dilihat dengan alat medis. Tapi semua gejala itu masih bisa berubah. Penelitian terus dilangsungkan sampai sekarang.
Tanda-tanda penderita Sars diantaranya:
a. Selama satu minggu pertama, pasien akan mengalami gejala prodromal mirip influenza seperti demam, malaise, mialgia, sakit kepala, dan limfopenia.
b. Batuk kering,dispnea,dan diare dalam volume besar dapat terjadi selama dua minggu pertama.
c. Penyebaran terjadi selama minggu kedua
d. Pada kasus yang berat, gawat napas berkembang dengan cepat dan terjadi desaturasi oksigen, sekitar 20% memerlukan perawatan intensif.

2. Tanda fisik
Awalnya tanda jasmani tidak begitu kelihatan dan mungkin tidak ada. Beberapa pasien akan mengalami tachypnea dan crackle pada auscultation. Kemudian, tachypnea dan lethargy kelihatan jelas.
3. Investigasi
Kemunculan SARS pada Sinar X di dada (CXR) bermacam-macam bentuknya. Kemunculan patognomonic SARS tidak kelihatan tetapi biasanya dapat dirasakan dengan munculnya lubang di beberapa bagian di paru-paru. Hasil CXR awalnya mungkin lebih kelihatan. Jumlah Sel darah putih dan platelet cenderung rendah. Laporan awal mengindikasikan jumlah neutrophilia dan lymphopenia yang cenderung relatif — disebut demikian karena angka total sel darah putih cenderung rendah. Hasil laboaratorium lainnya seperti naiknya kadar lactate dehydrogenase, creatinine kinase dan C-Reactive protein.
4. Tes diagnosis
Proses indentifikasi dan sequencing’ DNA coronavirus pada 12 April 2003 berhasil memproduksi beberapa alat tes diagnosis yang sekarang sedang diuji untuk kelayakan pakai.
Tiga kemungkinan tes diagnosis telah tersedia, masing-masing dengan kelemahannya. Yang pertama, sebuah tes ELISA (enzyme-linked immunosorbent assay) mendeteksi antibodi SARS dengan baik namun hanya dapat dilakaukan setelah 21 hari dari kemunculan gejala. Yang kedua berupa immunofluorescence assay yang dapat mendeteksi antibodi 10 hari setelah kemunculan gejala namun memakan waktu dan tenaga karena membutuhkan mikroskop immunofluorescence dan operator yang pengalaman. Yang terakhir adalah tes PCR (polymerase chain reaction) yang bisa mendeteksi materi genetik virus SARS di darah, sputum, sampel tisu dan stool. Tes PCR hingga kini sangat spesifik namun sangat tidak sensitif. Artinya sebuah tes positif PCR sangat mengindikasikan si pasien terinfeksi SARS; hasil negatif tidak berarti si pasien tidak mengidap SARS.
WHO telah mempublikasikan petunjuk menggunakan tes diagnosis tersebut.
Hingga kini belum ada tes pemeriksaan SARS yang cepat dan penelitian masih berjalan.
5. Diagnosis
Sebuah kasus SARS yang mencurigakan adalah seorang pasien yang mengalami:
a. salah satu dari gejala-gejala termasuk demam dengan suhu 38 °C atau lebih DAN
b. pernah mengalami
c. kontak dengan seseorang yang didiagnosis mengidap SARS pada kurun waktu 10 hari terakhir ATAU
d. mengunjungi salah satu dari daerah yang teridentifikasi oleh WHO sebagai area dengan transmisi lokal SARS (daerah itu pada
10 Mei 2003 adalah sebagian kawasan Tiongkok, Hong Kong, Singapura dan provinsi Ontario, Kanada).
Sebuah kasus kemungkinan SARS mempunyai gejala-gejala di atas berikut hasil sinar-X pada dada yang positif menderita atypical pneumonia atau sindrom pernapasan panik.
Dengan kemajuan tes diagnosis coronavirus yang menyebabkan SARS, WHO telah menambah kategori “SARS menurut hasil laboratorium” untuk pasien yang sebenarnya masuk kategori “kemungkinan” namun belum/tidak mengalami perubahan pada sinar x di dada tetapi hasil diagnosis laboratorium positif menderita SARS menurut salah satu dari tes yang diperbolehkan (ELISA, immunofluorescence atau PCR).
6. Pencegahan sars
a. Penderita
Pengobatan para penderita SARS biasanya dilakukan dengan perawatan intensif di rumah sakit, terutama jika terjadi sesak napas. Penderita akan ditempatkan di ruang isolasi agar tidak menyebarkan virus ke mana-mana. Obat yang dipakai biasanya adalah obat yang mengandung kortikosoid dan antivirus ribavirin. Walaupun demikian, obat ini belum 100% efektif mengobati SARS. Dan sampai saat ini belum ada satu pun obat yang efektif dalam mengobati SARS.
b. Contact Person
Untuk mencegah penularan penyakit SARS dapat dilakukan dengan cara:
1. Hindarilah bepergian atau naik kendaraan umum namun jika terpaksa maka jangan menutup jendela atau pintu
2. Hindarilah tempat-tempat umum dan ramai khususnya di daerah dekat rumah sakit, internet cafe, tempat-tempat nongkrong, bioskop, dan perpustakaan, jika kamu melakukannya maka pakailah masker dan cucilah tangan anda secara bersih dan teratur.
3. Hindarilah mengunjungi pasien dan periksa ke dokter di rumah sakit khususnya yang ada pasien SARSnya.
4. Ajarilah anak-anak untuk cuci tangan dengan sabun dan jangan menyentuh mulut, hidung, dan mata dengan tangan telanjang
5. Jagalah keseimbangan gizi diet Anda dan hendalah berolahraga secara teratur untuk meningkatkan sistem kekebalan tubuh kita
6. Anak-anak yang sistem kekebalan tubuhnya melemah harus memakai masker sepanjang waktu untuk menhindari menyebarnya cairan tubuh seperti ludah/air liur
7. Periksalah suhu badan Anda secara teratur dan tetaplah hati-hati dengan kondisi kesehatan Anda
c. Lingkungan
SARS juga bisa dihindari dengan menjaga kesehatan lingkungan seperti:
1. Menjaga sirkulasi udara di kamar Anda
2. Menjaga lingkungan rumah Anda tetap sehat. Di sini ada beberapa solusi untuk mematikan kuman yang dapat digunakan. Caranya: Gunakan pemutih ( bleach ) yang tersedia di pasar (dengan kandungan kimia 8-12%). Ini adalah cara paling murah dan efektif mematikan kuman. Persiapan: Pakailah sarung tangan anti air, Campurlah pemutih dengan air dengan ukuran 1:100 (pemutih/bleach:air/water).
Frekuensi: Bersihkanlah tempat-tempat yang sering dilewati orang secara teratur dan selama masa penyebaran virus SARS, lebih baik bersihkanlah/basmilah kuman rumah Anda setiap hari.
Sejauh kita menjaga diri, memakai masker dan mencuci tangan secara teratur, dilanjutkan dengan instruksi karantina maka kita semua dapat menghindari infeksi. Tidak perlu terlalu panik atau mendiskriminasi tersangka atau pasien SARS. Menjaga diri dengan baik adalah untuk “MENYELAMATKAN DIRI SENDIRI DAN ORANG LAIN”! Tidak semua orang adalah pembawa virus SARS, dengan lebih mengaja diri berarti kamu sudah memberikan dukungan yang luar biasa kepada para pasien SARS untuk sembuh lebih cepat dan menambah sistem kekebalan tubuh. Terlalu panik dan bimbang dapat mengakibatkan menurunnya sistem kekebalan tubuh kita.
7. Tingkat kematian
Tingkat kematian bervariasi di setiap negara dan organisasi peliput. Pada awal Mei, supaya konsisten dengan metrik yang sama pada penyakit lain, WHO dan CDC AS mengutip 7%, atau jumlah kematian dibagi dengan kasus kemungkinan, sebagai tingkat kematian SARS. Yang lainnya lebih setuju dengan figur 15% yang didapat dari jumlah kematian dibagi dengan jumlah yang telah sembuh atau meninggal, dengan alasan lebih mencerminkan situasi sebenarnya secara akurat. Tatkala wabah berlanjut tingkat kematian mancapai 10%.
Salah satu alasan mengapa mengukur jumlah kematian sulit ialah angka infeksi dan angka kematian meningkat pada kadar yang sama sekali berbeda. Sebuah kemungkinan penjelasan mencakup infeksi sekunder sebagai agen penyebab penyakit (Lihat analisis Eric Lerner), tetapi apapun penyebabnya, angka kematian sudah pasti akan berubah.
Kematian berdasarkan grup usia terhitung 8 Mei 2003 adalah di bawah 1% untuk orang usia 24 atau lebih muda, 6% untuk mereka yang berusia 25-44, 15% pada usia 45-64 dan lebih dari 50% untuk yang berusia lebih dari 65.
Sebagai perbandingan, kasus tingkat kematian influenza biasanya sekitar 0.6% (terutama pada lansia) tetapi dapat naik hingga 33% pada epidemi lokal yang parah dari mutasi baru. Tingkat kematian jenis pneumonia menular dasar sekitar 70%.
8. Pengobatan
Antibiotik masih belum efektif. Pengobatan SARS hingga kini masih bergantung pada anti-pyretic, supplemen oksigen dan bantuan ventilasi.
Kasus SARS yang mencurigakan harus diisolasi, lebih baiknya di ruangan tekanan negatif, dengan kostum pengaman lengkap untuk segala kontak apapun dengan pasien.
Awalnya ada dukungan anekdotal untuk penggunaan steroid dan antiviral drug ribavirin, namun tidak ada bukti yang mendukung terapi ini. Sekarang banyak juru klinik yang mencurigai ribavirin tidak baik bagi kesehatan.
Ilmuwan kini sedang mencoba segala obat antiviral untuk penyakit lain seperti AIDS, hepatitis, influenza dan lainnya pada coronavirus.
Ada keuntungan dari penggunaan steroid dan immune system modulating agent lainnya pada pengobatan pasien SARS yang parah karena beberapa bukti menunjukkan sebagian dari kerusakan serius yang disebabkan SARS disebabkan oleh reaksi yang berlebihan oleh sistem kekebalan tubuh terhadap virus. Penelitian masih berlanjut pada area ini.
Pada Desember 2004, laporan menyebutkan para peneliti Tiongkok telah menemukan sebuah vaksin SARS yang telah diujicoba pada 36 sukarelawan, 24 diantaranya menghasilkan antibodi virus SARS.
D. Penyebab Sars
Para ilmuwan kian meyakini bahwa virus dari keluarga corona adalah penyebab SARS. Ilmuwan dari Hong Kong mengaku bahwa mereka telah berhasil menunjukkan dengan tepat virus corona itu setelah mengidentifikasi bagian kecil dari sampel DNA pasien yang terinfeksi SARS. Hasil riset ilmuwan Hong Kong ini didukung hasil riset Institut Pasteur di Perancis dan Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit di Atlanta, AS.
Dr Mark Salter dari WHO menyatakan, virus itu biasanya menyerang binatang, umumnya babi ( Virus ini pertama kali ditemukan oleh Twnell dari USA pada tahun 1965 dan berhasil melakukan kultur yang ditemukan pada manusia dengan gejala Commond Cold dan penyakit Infeksi saluran pernapasan bagian atas, biasanya virus ini muncul pada musim dingin dan awal musim semi, jika virus ini berasal dari Babi, maka pada manusia akan menyebabkan kelainan Gastro Enteritis, jika berasal dari ayam , pada manusia akan menyebabkan bronchitis dan jika berasal dari tikus, pada manusia akan menyebabkan Hepatitis, virus ini juga dapat ditemukan pada penderita HIV/AIDS yang menderita Diare), yang dengan berbagai cara akhirnya menyebar ke manusia.
Etiologi SARS masih dipelajari. Pada 7 April 2003, WHO mengumumkan kesepakatan bahwa coronavirus yang baru teridentifikasi adalah mayoritas agen penyebab SARS, dan pentingnya metapneumovirus manusia (hMPV) masih belum jelas dan akan dipelajari. Kemudian pada 16 April ilmuwan Universitas Erasmus di Rotterdam, Belanda mengumumkan bahwa virus yang menyebabkan SARS adalah betul coronavirus baru. Pada berbagai eksperimen, kera disuntik dengan coronavirus dan hasilnya mereka menderita gejala yang sama dengan penderita SARS manusia.
Coronavirus sebagai agen penyebab SARS
Sebuah artikel di The Lancet mengidentifikasi coronavirus sebagai kemungkinan agen penyebab SARS.Pada 16 April 2003, WHO mengeluarkan pernyataan pers tentang hasil penelitian di sejumlah laboratorium yang mengidentifikasikan coronavirus sebagai penyebab resmi SARS.
Pada akhir Mei 2003, studi dari berbagai sampel binatang liar yang dijual sebagai makanan di pasar di Guangdong, Tiongkok menunjukkan coronavirus SARS dapat diisolasikan dari musang. Ini menunjukkan virus SARS dapat menembus pembatas spesies dari musang; namun, hasil ini tidak pasti karena mungkin saja musang terjangkit virus dari manusia dan bukan sebaliknya atau bahkan musang adalah semacam agen penularan. Penelitian masih berlangsung.

E. Memetakan kode genetik virus yang berhubungan dengan SARS
Pada 12 April 2003, ilmuwan yang bekerja sepanjang waktu di Pusat Sains Genome Michael Smith di Vancouver berhasil memetakan urutan genetik coronavirus. Riset itu menggunakan sampel dari pasien di Toronto. Peta yang dipuji WHO karena ia adalah suatu langkah penting dalam menghadapi SARS sekarang dipakai ilmuwan seluruh dunia melalui situs GSC. Lihat artikel virus SARS untuk lebih lanjutnya.
Dr. Donald Low dari Rumah Sakit Mount Sinai di Toronto mengungkapkan penemuan itu berkat “kecepatan yang luar biasa”. Sebuah tim bekerja 24 jam sehari selama enam hari.
Hingga 17 April 2003, kenaikan tingkat kematian dari pekan sebelumnya terutama kenaikan kematian pada pasien muda yang tadinya sehat kembali menimbulkan kepanikan akan parahnya SARS seperti di Hong Kong. Alasan kenaikan angka kematian belum dapat dijelaskan dengan pasti. Beberapa faktor berikut berperan penting:
• Pengelompokan statistis: Peristiwa sebuah grup kematian pada usia muda kebetulan terjadi pada periode yang singkat. Ini hanya dapat dipastikan melalui analisis statistis secara detail pada grup pasien yang berbeda.
• Lambatnya presentasi: Pasien yang terdata pada stage lanjutan akan mengalami nasib buruk. Ini telah menjadi sebuah penjelasan pada beberapa kasus.
• Drug resistance: Ini telah dijadikan suatu penjelasan oleh seorang Profesor virologi dari Universitas Tiongkok. Banyak masyarakat medis yang berdebat mengenai kemanjuran ribavirin. Namun kemanjuran itu tidak mungkin berubah drastis pada waktu singkat di penderita usia muda.
• Variasi keparahan penyakit: Ini adalah sebuah kemungkinan yang penting. Banyak laporan anekdotal yang menyatakan SARS lebih parah dari kelompok pasien di Taman Amoy, Hong Kong. WHO menganggap ini sebagai sebuah faktor penting. Salah satu alasan ialah proses lingkungan hidup berperan dalam penyebaran virus dalam jumlah besar. Saran lainnya ialah perubahan kecil pada coronavirus menjadikan SARS makin parah pada kelompok ini. Terekspos virus dalam jumlah besar atau SARS yang lebih parah berdampak besar pada kaum muda dan yang tadinya sehat. Hipotesis ini dapat diujicoba dengan menentukan dampaknya pada kelompok ini selain juga dengan meneliti RNA virus untuk menentukan apakah variasi kecil berhubungan dengan jenis penyakit lain.
• Variasi level perawatan kesehatan: Kelompok pertama berjumlah 138 pasien hanya mempunyai tingkat kematian berjumlah 3,6%.

Grafik ini menunjukkan evolusi manusia yang mungkin terinfreksi, menurut negara utama (Rata-rata 7 hari) dan tingkat kematian pada 2 minggu terakhir.
Orang yang mungkin terinfeksi = Kasus kumulatif − Angka kematian − Angka orang yang sembuh.
Tingkat kematian = Mati / (Mati + Sembuh)
F. Langkah-langkah yang diterapkan untuk memperkecil wabah SARS
WHO membangun jaringan bagi para doktor dan ilmuwan yang terlibat dengan SARS berupa situs aman untuk mempelajari sinar-X dada dan telekonferensi.
Berbagai langkah diterapkan untuk mengontrol infeksi SARS melalui cara karantina. Lebih dari 1.200 orang dikarantina di Hong Kong, 977 di Singapura dan 1.147 di Taiwan. Kanada juga mengarantinakan ribuan orang. Di Singapura, hampir seluruh sekolah diliburkan selama 10 hari dan di Hong Kong ditutup hingga 21 April untuk menahan penyebaran SARS.
Pada 27 Maret 2003, WHO menyarankan pemeriksaan bagi penumpang pesawat terbang untuk mendeteksi gejala SARS.
Di Singapura, Rumah Sakit (RS) Tan Tock Seng ditetapkan sebagai satu-satunya tempat penyembuhan dan pusat isolasi bagi seluruh kasus yang terbukti dan mungkin menderita SARS pada 22 Maret. Selanjutnya, seluruh rumah sakit menerapkan langkah bagi seluruh anggota staf supaya memeriksa suhu badan dua kali sehari, pengunjung hanya diperbolehkan mengunjungi pasien yang dirawat di bagian pediatric, obstetric dan pasien terpilih lainnya, dan itu pun hanya diperbolehkan satu orang pada setiap kesempatan. Untuk mengatasi ketidaknyamanan ini, videokonferensi digunakan untuk berkomunikasi. Sebuah layanan telepon dibuka untuk melapor kasus SARS, di mana layanan ambulans privat akan membawa mereka ke RS Tan Tock Seng.
Pada 24 Maret, Menteri Kesehatan Singapura mengeluarkan Undang-Undang Penyakit Menular yang menerapkan karantina rumah wajib selama 10 hari bagi orang yang pernah berkontak dengan pasien SARS. Pasien SARS yang keluar dari rumah sakit menjalani karantina selama 21 hari. Telepon pengintaian dipasang supaya para karantinawan menjawab telepon ketika dihubungi secara mendadak. Pasien yang kemungkinan menderita SARS yang telah keluar dari RS dan beberapa kasus pasien yang dicurigai terkena SARS yang telah sembuh juga diharuskan menjalani karantina rumah selama 14 hari. Petugas keamanan dari perusahaan CISCO ditugaskan untuk mengawasi karantina tersebut.
Pada 23 April WHO menyarankan kunjungan ke Toronto hanya untuk kepentingan mendesak saja karena beberapa orang dari Toronto ternyata “mengekspor” SARS ke belahan dunia. Pejabat kesehatan publik Toronto menyatakan hanya satu dari kemungkinan kasus ekspor yang didiagnosis sebagai SARS dan juga kasus SARS baru di Toronto hanya berasal dari rumah sakit. Peringatan WHO juga diikuti dengan saran yang sama oleh beberapa negara terhadap warhanya. Pada 29 April WHO mengumumkan peringatan itu berakhir pada 30 April. Pariwisata Toronto menderita kerugian akibat peringatan itu yang menyebabkan The Rolling Stones dan lainnya menyelenggarakan sebuah konser besar yang dikenal dengan SARSstock untuk memulihkan sektor pariwisata.
Juga pada 23 April, Singapura menginstruksikan pemeriksaan thermal imaging scan bagi seluruh pengunjung yang berangkat dari Bandara Changi. Pemeriksaan terhadap pengunjung di perbatasan dengan Malaysia Tuas dan Woodlands juga ditingkatkan.
G. Reaksi ekonomi & politik
Piala Dunia Wanita FIFA, yang rencananya digelar di Tiongkok, dipindahkan ke Amerika Serikat. Pada 30 Maret, Federasi Es Hoki Internasional membatalkan turnamen Kejuaraan Dunia Wanita IIHF 2003 yang akan digelar di Beijing. Pada 1 April, sebuah maskapai penerbangan Eropa memecat sebagian pekerjanya karena turunnya jumlah penumpang akibat serangan 11 September dan SARS. Beberapa pengunjung tidak mau memilih makanan Tiongkok di berbagai restoran di Guangdong, Hong Kong dan kawasan Pecinan di Amerika Utara, 90% penurunan di beberapa kasus. Bisnis telah membaik di beberapa kota setelah kampanye promosi. Beberapa anggota Majelis Legislatif Hong Kong merekomendasikan revisi anggaran untuk menaikkan pengeluaran layanan medis.
Pedagang Hong Kong menarik diri dari pameran internasional perhiasan dan arloji di Zurich. Pejabat Swiss memerintahkan cek tubuh menyeluruh pada 1000 partisipan Hong Kong yang baru akan selesai 2 hari sebelum pameran nerakhir. Dubes Swiss untuk Hong Kong menjelaskan pemeriksaan tubuh menyeluruh itu akan mengurangi risiko penularan SARS melalui kontak jarak dekat. Pemimpin perwakilan pedagang menyatakan tindakan itu merupakan diskriminasi rasisme terhadap pedagang Tiongkok karena komite pameran memperbolehkan pedagang berpartisipasi dalam pameran namun tidak untuk mempromosikan barang-barang mereka. Kira-kira kontrak sebesar ratusan juta dolar Hong Kong raib akibat ulah itu. Tetapi, pedagang Hong Kong tidak dilarang menjual produk mereka di kamar hotel.
Beberapa konferensi di Toronto dibatalkan serta produksi sedikitnya satu film dipindahkan dari kota itu. Pada 22 April, stasiun TV CBC melaporkan tingkat hunian hotel di Toronto hanya setengah dari tingkat normal, dan operator tur melaporkan penurunan omzet yang drastis. Diberitakan terhitung 22 April seluruh kasus SARS di Canada diyakini langsung atau tidak langsung dapat ditelusuri ke penderita pertama. Namun beberapa orang yang terinfeksi melanggar karantina. Tidak ada kasus baru yang berasal dari luar rumah sakit selama 20 hari.
Pada 23 April WHO menambahkan saran wisata supaya mengundur perjalanan yang tidak penting untuk mencakup Toronto. Pada saat itu, pejabat kota dan pemimpin bisnis mengantisipasi dampak ekonomi yang dashyat akibat seruan itu. Pada 29 April WHO mengumumkan saran mengenai perjalanan tidak penting ke Toronto akan ditarik pada 30 April. Pada Juni, Hong Kong meluncurkan Skema Kunjungan Individual untuk meningkatkan ekonomi Hong Kong.
Di Tiongkok, keterbukaan pada tahap lanjutan krisis SARS merupakan suatu kebijakan pemerintah pusat yang luar biasa. Sebelumnya, para pejabat jarang yang mundur diri hanya karena kesalahan administratif, tetapi ini berbeda dengan SARS, ketika kesalahan tersebut menjadi perhatian internasional. Perubahan kebijakan ini terutama berkat tekanan Presiden Hu Jintao dan Perdana Menteri Wen Jiabao. Sewaktu krisis mencapai puncaknya, Hu mengunjungi Guangdong dan Wen makan siang bersama para mahasiswa Universitas Beijing. Beberapa analis menilai krisis itu merupakan pukulan bagi mantan kepala CPC yang pudar dari perhatian nasional selama krisis berlangsung dan juga sekutu politiknya seperti Menteri Kesehatan Zhang Wenkang yang dipecat karena ketidaktanggungjawabannya dan kesalahan selama krisis. Zhang digantikan oleh Wu Yi.
Karena Tiongkok dan Taiwan merupakan epidemi SARS pada saat yan sama, politik di sepanjang selat tersebut tentunya menimbulkan permasalahan bagaimana menanggapi SARS. Karena Tiongkok bersikeras bahwa negara itu mewakili 23 juta orang di WHO dan melarang partisipasi pemerintah Taiwan, Taiwan tidak mendapat saran secara langsung dari WHO. Walaupun pemerintah Taiwan dengan aktif melapor situasi kepada WHO, mereka hanya menerima informasi SARS melalui situs WHO.
Taiwan mengklaim kurangnya komunikasi langsung menghambat penanganan SARS dan menyebabkan kematian yang tidak perlu di negara pulau itu. Sedangkan Tiongkok mengklaim video konferensi yang diadakan antara Tiongkok dan ahli lokal Taiwan sudah menfasilitasi pengiriman informasi dan meningkatkan cara pengobatan SARS di Taiwan. Pemerintah Taiwan langsung menyangkal pernyataan tersebut.
Taiwan lebih lanjut melancarkan promosi mendapatkan tempat di WHO dan menggunakan kasus SARS untuk menjelaskan pentingnya Taiwan sebagai salah satu anggota WHO dalam sistem monitor kesehatan global. Tetapi, Tiongkok merasa tindakan itu menjurus ke arah politik untuk kemerdekaan. Pada sebuah sidang WHO, Tiongkok dengan keras menolak partisipasi Taiwan di WHO. Buktinya ialah sebuah video klip terkenal yang ditayangkan di Taiwan tentang Wakil PM Tiongkok Wu Yi dan pejabatnya yang menolak untuk menjawab pertanyaan dari wartawan Taiwan tentang partisipasi Taiwan. Di bawah tekanan Tiongkok, Taiwan tidak mengikuti konferensi SARS yang diselenggarakan oleh WHO. WHO akhirnya mengirim para ahli ke Taiwan untuk menginspeksi pada akhir epidemi SARS; namun Tiongkok mengklaim tindakan itu berkat bantuan Tiongkok.
H. Kesalahan penanganan prosedur laboratorium
Penanganan virus SARS hidup yang tidak baik menyebabkan infeksi pada dua peneliti di Singapura dan satu di Taiwan. Penemuan infeksi peneliti asal Taiwan yang mengunjungi Singapura sebelum dia didiagnosis terinfeksi menyebabkan kedua negara mengarantina total 92 orang.
Kemungkinan kasus menurut laporan WHO pada 11 Juli 2003
yang nantinya direvisi**
Negara Kasus Tewas Keluar dari rumah sakit
Tiongkok *
5327 348 4941
Hong Kong *
1755 299 1433
Taiwan *
307 47 ***
Kanada
250 38 194
Singapura
206 32 172
AS
71 0 67
Vietnam
63 5 58
Filipina
14 2 12
Jerman
10 0 9
Mongolia
9 0 9
Thailand
9 2 7
Perancis
7 1 6
Malaysia
5 2 3
Italia
4 0 4
Inggris
4 0 4
India
3 0 3
Korea Selatan
3 0 3
Swedia
3 0 3
Indonesia
2 0 2
Makau *
1 0 1
Kolombia
1 0 1
Finlandia
1 0 1
Kuwait
1 0 1
Selandia Baru
1 0 1
Irlandia
1 0 1
Rumania
1 0 1
Rusia
1 0 0
Afrika Selatan
1 1 0
Spanyol
1 0 1
Swiss
1 0 1
Total 8069 775 7452
(*) Daratan Tiongkok, Makau, Hong Kong, dan Taiwan
dilaporkan terpisah oleh WHO.
(**) 11 Juli 2003 adalah hari terakhir laporan WHO.
Total revisi ternyata lebih rendah di Taiwan, Hong Kong,
dan AS.
(***)Total revisi tidak diberitakan.
Berikut ini merupakan gambar – gambar yang berhubungan dengan virus sars tersebut :

BAB III
PENUTUP
Kesimpulan

Penyakit SARS merupakan penyakit yang menyerang sistem pernafasan. Penyakit SARS disebabkan oleh virus. Gejalanya mirip dengan flu seperti demam, batuk dan tenggorokan kering. Penularan penyakit SARS ditularkan melalui udara dengan kontak langsung dengan penderita. Penyakit ini dapat dicegah dengan cara menjaga kebersihan lingkungan dan meningkatkan kepedulian terhadap diri dengan selalu menjaga kesehatan. Hingga kini belum ada obat antivirus yang berhasil mengobati SARS atau vaksin untuk mencegahnya

Daftar Pustaka
http://www.diwarta.com/pengertian-penyakit-sars-dan-penyebabnya-disertai-gejalanya/799/
http://id.wikipedia.org/wiki/SARS
http://riameliza.wordpress.com/2011/03/19/sars-severe-acute-respiratory-syndrome-air-borne-disease/

Lim Kim – Love Game (알면 다쳐)

Standar
Lim Kim – Love Game (알면 다쳐)

pop!gasa - kpop translation lyrics

Are you playing with me? Am I playing with you? Who has the key?
Anyway, I’m curious, anyway, you have charm, the game has begun

Are you playing with me? Am I playing with you? Who has the key?
Anyway, I’m curious, anyway, you have charm, the game has begun

Don’t fall for me too quickly, don’t allow me too easily
Take it easy, one by one
Filled with curiosity, filled with caution, I like this time

I was easy and fast, he was my everything
I was cool and simple but in the end, I got hurt

Lihat pos aslinya 178 kata lagi

Tiger JK (feat. Jinshil of Mad Soul Child) – Reset (Who Are You: School 2015 OST)

Standar
Tiger JK (feat. Jinshil of Mad Soul Child) – Reset (Who Are You: School 2015 OST)

pop!gasa - kpop translation lyrics

There’s an empty world deep in my heart, save me
I wanna reset , I wanna reset , I wanna reset
Lonely eyes trapped in darkness
Is there anyone to hold my hand?
I wanna reset , I wanna reset , I wanna reset

Someone somewhere will know my miserable heart
It’s right in front of me but I can’t find it like a oriole bird
I’m flying around by myself in this darkness, in my lonely night
I’m flying around by myself in this darkness, with a miserable heart
Why don’t you know? Even if I’m a small existence
Don’t trample on me but go with me
Your careless words and actions break me down
It corners me, though you deny it
I’m hiding behind the ridicule, don’t look for me

Lihat pos aslinya 297 kata lagi