Cerpen : KESEHARIANKU

Standar

hai readers ! ketemu lagi sama aku nih. oh iya, ini ada cerpen yang aku buat untuk tugas bahasa undonesia. dibaca ya !!

Pagi ini sudah terlihat banyak orang sedang berjalan bahkan ada yang berlarian menuju lapangan, karena pagi ini akan segera diadakan upacara bendera dan mungkin ini yang pertama bagi para murid baru. Para murid pun berbaris di barisan kelasnya masing – masing termasuk aku dan para murid baru.

            Aku pun berbaris di barisan kelasku yaitu kelas IX-H, aku sangat senang bisa masuk kelas IX-H walaupun awalnya aku takut kalau nanti aku tidak punya teman dikelas. Upacara pun dimulai dan dilakasanakan dengan baik hingga selesai. Saat upacara selesai, semua murid kembali ke kelasnya masing – masing termasuk aku, aku dan teman satu kelas ku berjalan bersama menuju kelas yang kebetulan kelasku ini adalah kelas yang ekslusif, karena kelasku adalah satu – satunya kelas yang berada di lantai dua di sekolahku. Jadi kelas ku adalah kelas tertinggi, dan dari kelasku ini kita bisa melihat wilayah sekolahku, sekolah tetangga, dan juga pemandangan yang indah seperti gunung dan perbukitan.

            Tak terasa sudah 4 bulan aku menjadi kelas IX. Tapi aku merasa ini baru sebentar, mungkin karena aku menjalaninya dengan senang hati, jadi aku tidak merasa jenuh dikelas ini walaupun dikelas ini banyak orang – orang yang tidak setipe denganku.

            Suatu pagi aku dan teman dekat ku yaitu Fiana, Ineu, Alma, Della, dan Ria sedang mengobrol tentang suatu tugas, tiba – tiba datanglah temanku yang bernama Sifat dengan wajah yang berseri – seri dan dengan semangatnya dia mengucapakan kata “ hai semuaa ! assalamu’alaikum !! “ kami yang ada dikelas dengan serentak menjawab “ wa’alaikumsalam “ “ ada apa sih ? kayaknya kamu lagi seneng ya ? “ tanya della pada sifat “ iya dong, soalnya tadi aku ketemu sama anak kelas VII-J yang mirip member EXO, mukanya itu loh !! imut – imut gimanaa gitu “ aku pun langsung berkata “ oh pantesan keliatan seneng banget, emang mirip siapa sih ?” tanyaku penasaran,bagaimana aku tidak pensaran, EXO kan boyband favorit ku setelah Super Junior. sifat pun langsung menjawab “ mirip si Sehun” aku dengan semangat menjawab “ hah Sehun ?? jadi penasaran, jadi pengen lihat !! “ , aku semakin penasaran ingin segera melihat anak kelas VII-J yang katanya mirip sehun soalnya sehun itu adalah orang yang sangat aku idolakan. “ ya sudah nanti kalau aku bertemu dengannya akan ku beritahu “ katanya kepadaku “ baiklah” jawabku.

Tak terasa setelah kami mengobrol lumayan lama akhirnya bel pun berbunyi menandakan jam belajar sudah tiba. Pagi ini kami belajar IPS bersama Bu Ita, mata pelajaran ini adalah mata pelajaran yang sangat ku sukai dan gurunya juga menyenangkan, jadi aku selalu senang jika ada jadwal mata pelajaran IPS. Tak terasa bel istirahat pun berbunyi dan pelajaran ke dua pun selesai. Seperti biasa aku dan teman – temanku pergi ke kantin bersama, biasanya kami membeli jajanan yang sama, setelah kami jajan kami pun kembali ke kelas. Di halaman kelas kami duduk berkumpul dan memakan makanan yang tadi kami beli di kantin.

Bel masuk pun akhirnya berbunyi. Sekarang kami belajar pelajaran IPA, aku suka jika sedang belajar IPA soalnya gurunya sangat baik dan humoris di tambah materi yang beliau jelaskan selalu mudah dimengerti. Tak terasa bel pulang pun berbunyi. Aku dan teman sebangku ku yaitu Fiana pulang bersama, saat kami akan pulang kami merasa kehausan jadi kami memutuskan untuk membeli minuman dulu. Pada saat kami menunggu minuman kami yaitu jus alpukat, kami melihat seorang anak kelas VII yang sedang berjalan bersama teman – temanya aku pun langsung berbicara kepada Fiana “ bukankah itu adalah anak yang tadi pagi Sifat ceritakan ?” “ yang mana ? “ tanya Fiana kepadaku, “ yang itu tuh yang pake tas hitam terus ada abu – abunya “ jawabku menjelaskan, “ oh yang ditengah itu bukan ? “ tanya nya kembali, “ iya bener “jawabku kembali,  “ oh dia, dia kan satu tempat bimbel sama aku “ katanya menjelaskan “ oh ya ? kenapa kamu  tidak memberitahu ku, dia ganteng tau “ kataku, dia pun berkata “ kan akunya ga tau sehun yang mana, jadi aku ga tau kalo yang tadi Sifat omongin itu dia “ saat kami sedang membicarakan anak kelas VII itu, ibu – ibu yang jualan jus itu pun berkata “ duh yang lagi suka sama adik kelas“ kata ibu – ibu tersebut “ engga bu, hanya mengidolakan “ jawabku “ ibu juga dulu pernah suka sma adik kelas, sampai – sampai ibu sama temen ibu yang sama – sama suka sama adik kelas itu suka nungguin dia di gerbang sekolah untuk sekedar  ngobrol atau melihat saja  “kata ibu itu menjelaskan pengalamnnya, aku dan Fiana langsung bertanya “ hah ? beneran bu ? “ “ iya beneran” jawab ibu itu, aku an Fiana hanya tertawa mendengar apa yang ibu itu katakan. “udahlah – udah, nih jus nya “ kata ibu tersebut, aku dan Fiana pun mengmbil minuman itu dan membayarnya “ makasih ya bu “ jawab aku dan Fiana serentak. Kami pun menunggu angkot, saat angkot yang kami tunggu datang kami langsung masuk ke angkot tersebut, diangkot kami pun membicarakan  tentang yang tadi terjadi disekolah, tak terasa angkotnya sudah sampai ke tempat yang aku tuju. Aku pun turun dari angkot tersebut mendahului Fiana “ duluan ya “ kataku pada Fiana “ iya “ jawab Fiana sambil tersenyum.

Aku pun sampai dirumah, seperti biasa rumah ku selalu sepi, karena ibu ku masih bekerja dan adiku biasanya sedang bermain di rumah nenek ku yang kebetulan bersebelahan. Aku pun segera melaksanakan Shalat dzuhur, karena saat diangkot tadi adzan sudah berkumandang. Setelah shalat aku pun makan siang setelah itu aku membantu orang tua ku membereskan rumah., aku membuka laptop ku, seperti biasa aku akan mencari info – info terbaru tentang idolaku yaitu Super Junior dan EXO, saat aku mebuka twitter, aku teringat  pada anak kelas VII-J tadi, karena aku mempunyai teman di kelas VII-J yaitu Nabilah, aku kenal dengan Nabilah di jejaring sosial yaitu twitter karena dia juga sama-sama seorang ELF atau sebutan untuk orang – orang yang mengidolakan Super Junior setelah kami dekat di twitter , akhirnya kami juga dekat di sekolah, aku pun menanyakan anak kelas VII mirip Sehun itu kepada Nabilah, “ hai dek ! “ kataku pada Nabilah lewat twitter “ hai juga kak ! “ katanya “ dek, apa bener kalau di kelas kamu itu ada yang mirip Sehun EXO ?” tanyaku pada Nabilah, “ bener kak, bener banget ! “ aku pun dengan senangnya bertanya pada nabilah dari namanya siapa, dia dikelasnya bagaimana, sampai rumahnya dimana pun aku tanyakan pada Nabilah, maklum lah setelah aku melihat wajahnya aku lagsung mengidolakan anak kelas VII-J yang bernama Arfiansyah Sucitra itu. Setelah puas aku bertanya banyak hal tentang Arfiansyah atau yang sering di sebut Arfi  ke Nabilah, aku pun melanjutkan mencari info – info baru teng idolaku yaitu Super Junior dan EXO. Saat aku sedang mencari info, tiba – tiba terdengar suara adzan ashar, aku pun mematikan laptop ku dan segera melaksanakan hal yang wajib dilakukan oleh orang – orang islam, yaitu shalat. Setelah shalat akupun menonton drama korea kesukaan ku bersama ibu ku.

Keesokan hari nya seperti biasa jam 06.00 pagi aku pergi kesekolah bersama teman ku yang bernama Nadine , walaupun aku dan dia tidak satu sekolah, tapi aku sering berangkat bersama dengan temanku itu. Sesampainya di kelas, aku melihat kelas ini masih sepi baru ada tiga orang saja disini yaitu Rina, Hira dan Rama, mereka tidak terlalu akrab dengan ku, jadi jika aku datang dan baru melihat mereka aku hanya akan menanyakan ada pr apa saja. Sambil menunggu teman – teman yang dekat dengan ku, biasanya aku mebaca buku, menulis lirik lagu yang aku sukai  atau menulis cerpen yang tokohnya itu adalah orang – orang yang aku idolakan, misalnya personil Super Junior atau EXO, dan hasilnya aku akan tuliskan di blog ku. Saat aku sedang menulis lirik lagu kesukaan ku, tiba – tiba temanku yang bernama alma datang “ hey Isna, ada PR tidak ?”tanya nya padaku “ sepertinya tidak, oh iya kemarin aku lihat adik kelas yang ganteng itu loh, bener kata Sifat kalo dia itu emang imut “ Alma langsung bertanya “ oh ya ? ah jadi penasaran nih “ jawab Alma “ besok siang kan ada pentas seni, pasti anak kelas VII pada ke lokasi atas “ jawabku yakin “ ah bener tuh jadi aku bisa melihatnya “ kata Alma senang “ baiklah, besok siang kita barengan ya, liat si Arfi nya !! “ jawabku senang “ Arfi ? nama anak kelas VII nya Arfi bukan ?” tanya Alma kebingungan “iya” jawabku sambil tersenyum “ kamu tau dari mana ? “ jawab Alma yang masih kebingungan “dari anak kelas VII-J dong, kemarin aku tanyain semua tentang Arfi ke si Nabilah jadi aku tau “ “ pantesan “ jawab alma sambil tersenyum. Tak selang berapa lama datanglah teman – temanku yang lain yaitu Ineu, Fiana dan Ria. Kami pun bercanda sambil menunggu bel berbunyi.

                  Bel pulang pun berbunyi, tapi aku tidak segera pulang karena ada tugas kelompok yang diberikan oleh guru kesenian yaitu tugas membuat film, jadi aku dan teman sekelompok ku yang kebetulan adalah teman dekat ku, yaitu Alma, Della, Esa, Fiana, Fikri, Ine, Ria, dan Panji. Setelah selesai aku pun bermain air bersama mereka karena kebetulan saat itu sedang hujan. Kami pun pulang dengan baju yang basah, sampai – sampai Esa tidak memakai sepatunya melainkan malah menjinjing sepatunya.

                  Keesokan harinya, kami belajar seperti biasa, tapi saat selesai istirahat semua siswa pergi ke panggung yang berada di depan ruang tata usaha sekolahku, karena disekolah ku ini akan diadakan pentas seni atau sering disebut denga pensi. Saat pensi aku dan teman ku tidak sengaja bertemu dengan Arfi, ah aku langsung salah tingkah saat dia menatap mataku. Aku langsung saja mengalihkan perhatianku darinya. Aku dan Alma masih sibuk meperhatikan Arfi walaupun secara diam – diam dan ternyata alma juga menyukai Arfi, jadi aku ada teman sesama mengidolakan adik kelas itu.

                  Tak terasa waktu terus berjalan, aku dan Alma pun semakin tertarik dengan Arfi hampir setiap hari kami mengobrol tentang Arfi, apalagi waktu itu Fiana pernah mengatakan jika Arfi itu orangnya tidak pernah bisa jauh dari Al-Qur’an, soalnya pada saat dia sedang bimbel dia pernah bilang “ aku tidak bisa pulang tanpa Al- Qur’an” ah dia jadi semakin sempurna dimataku, soalnya kata Nabilah dia itu pinter di mata pelajaran matematika ditambah dia itu orang nya juga soleh, aku dan Alma semakin hari jadi semakin mengidolakannya. Setiap ada kesempatan untuk melihat Arfi, aku dan Alma selalu memperhatikan Arfi, walau pun secara diam – diam atu secara terang – terangan. Mungkin nanti jika aku lulus tidak ada lagi yang mengganggu anak itu seperti aku, ah aku jadi tidak yakin akan segera meninggalkan sekolah tercinta ku ini, karena di sekolah ini lah aku merasakan bagaimana serunya bersahabat, bagaimana serunya mengidolakan seseorang dan yang pasti di tempat ini lah aku banyak belajar sesuatu yang belum pernah ku duga sebelumnya, ya walau pun itu terkadang membuat ku pusing, tapi itu adalah kenangan yang tak mungkin ku lupakan.

 

Selesai ^^

Iklan

About isna3424

@shfly3424 Yesung (김종운) + @ryeong9 Ryewook (김려욱) + @AllRiseSilver Eunhyuk (이혁재) + @henrylau89 Henry (헨리) = ♥♥♥♥ | 990514 |Proud To Be ELF| waiting... https://www.facebook.com/isnaa.yoonaa https://twitter.com/asrin3424

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s